Syarat Pengurusan Sertifikat Tanah

bpnUntuk mendapatkan sertifikat tanah dari Kantor Pertanahan, ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi. Berikut akan dijelaskan tentang Syarat Pengurusan Sertifikat Tanah.

Persyaratan
Di bawah ini adalah berkas yang perlu disiapkan oleh pemohon sertifikat.

  1. Akta Jual Beli (AJB) yang  asli, atas nama pemilik tanah yang akan disertifikatkan
  2. Bukti pelunasan pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) selama  10 tahun terakhir.
  3. Photo copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama penjual & pembeli yang tercantum di AJB, masing-masing  7 lembar.
  4. Meterai, Rp.6000,- [ 7 buah]
  5. Girik atau leter C salinan yang diurus di Kantor Kelurahan / Desa setempat
  6. Surat kuasa dari pemilik tanah.

Tata cara
Setelah Syarat Pengurusan Sertifikat Tanah bisa dimengerti, berikut akan dijelaskan tentang proses pengajuan sertifikat.

  1. Mengisi formulir (blanko) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), yang mana dapat dibeli di koperasi BPN.
  2. Mengisi formulir tentang batas data kepemilikan tanah tetangga, dari kanan, kiri, depan, belakang, kemudian dilakukan tanda tangan oleh masing-masing pihak dan di-stempel serta ditandatangani oleh Ketua RT dan RW setempat.
  3. Mendapatkan Keterangan Data Sporadik dari Kelurahan atau Desa setempat.  Biasanya dikenakan biaya administrasi berdasarkan luas tanah dan bangunan yang tercantum di AJB.
  4. Melengkapi BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) yang terdiri dari Surat Setoran Pajak (SSP) dan Surat Setoran Bank (SSB). Jika transaksi jual beli tanah ini dibawah Rp 60.000.000, tidak dikenakan wajib pajak, tetapi dibutuhkan surat keterangan dari Kecamatan yang wajib di-validasi oleh Dispenda Kabupaten/ Kotamadya setempat.
  5. Setelah semua ketentuan tersebut diatas memenuhi persyaratan, kemudian diajukan ke kantor BPN untuk dilakukan verifikasi. Apabila terdapat kekurangan kelengkapan yang diminta oleh petugas BPN, maka pemohon sertifikat wajib melengkapinya dengan benar .  Jika sudah dinyatakan lengkap dan disetujui oleh petugas loket Peralihan Hak, maka dapat melakukan pembayaran Bea Administrasi dan menerima Tanda Bukti Penerimaan dan Pembuatan sertifikat dari BPN. Tanda bukti tersebut merupakan dasar yuridis dan bukti hukum yang kuat untuk proses pengambilan sertifikat nantinya.

Proses pembuatan sertifikat tanah oleh BPN memakan waktu yang cukup lama, yaitu antara 6 bulan sampai 12 bulan setelah Syarat Pengurusan Sertifikat Tanah diterima.

Posted in blog
139 Comments » for Syarat Pengurusan Sertifikat Tanah
  1. Joko Siswanto says:

    Bagaimana jika belum ada bukti pelunasan PBB dan baru ada bukti SPPT,?

  2. EKO SURYO says:

    Mhn pencerahan bagaimana mengurus sertifikat hak atas tanah dan bangunan lebih dari 25 tahun Pak>>>

    • SUKOCO says:

      Saat ini hak atas kepemilikan tanah & bangunan yang sudah anda miliki berupa : AJB, atau hanya berupa girik, atau sudah sertifikat/SHM, [kalau sudah SHM tiggal urus perpanjangan ke BPN jika status sertifikatnya HGB] kalau belum mesti dibuat Akte JUal Beli lebih dulu jika akan diurus menjadi sertifikat.

      • endang says:

        Jika ada hanya ada bukti PBB, bagimana kita bisa mengurus menjadi SHM

      • Fadlianti says:

        Kasus saya serupa dengan bpk Eko.. sy juga punya Tanah yang mau di urus sertifikatnya .. untuk pengurusan AJB dimana ya? dan biayanya sekitar berapa?

  3. isbaidillah says:

    pak..gmn klo bukti kepemilikan hanya berupa ajb notaris tanpa alas hak..apa saja syaratnya untuk peningkatan ke shm?

    • SUKOCO says:

      syaratnya ajb, salinan girik/leter c asli dari desa/kelurahan stempat, ket. riwayat tanah dari kades/lurah stempat, ket tdk sengketa, pbb 10 thn terakhir lunas. [smentara ini yg diperlukan selanjut tinggal isi formulir yg sdh disediakan oleh ktr badan petanahan nasional stempat]

      • Yulia says:

        Dear Pak Sukoco,

        Jika ingin mengurus AJB ke SHM apakah harus tetap ada PBB 10 tahun terakhir, jika belum ada 10 tahun terakhir maka menunggu 10tahun dl baru bisa ya Pak ?

        Lalu bagaimana dengan AJBnya, apakah cukup AJB terakhir atau AJB dari 13 tahun yang lalu ?

        Mohon bantuan informasinya ya Pak.

        Demikian yang dapat disampaikan.

        Thanks & Best Regards,

        YULIA FITRIASIH

    • SUKOCO says:

      Syaratnya 1.] Akte Jual Beli/AJB. 2.] PBB. 10 Thn terakhir lunas. yg ingin saya tanyakan AJB Tsb. Di stempel & tnd tangan camat ? karena yg diperlukan di BPN AJB yg dari Kecamatan stempat.

  4. sumarno says:

    pak mau tanya kalau surat tanah saya alashak dan belum bisa disertifikatkan karna alasan catchment area, bisa tidak kalo kita urus HGB pak dan kemana harus mengurusnya dan apa sayaratnya pak..

    terima kasih

    • SUKOCO says:

      Anda dtg lsg ke ktr BPN setempat konfirmasi ke petugas loket bagian peralihan Hak, [ dengan membawa bukti kepemilikan yang ada pada anda saat ini misalkan : AJB/ Akte Jual Beli & SPPT/PBB ] Kemudian anda bisa memperoleh/beli blanko formulir di koperasi BPN stempat, dari blanko tsb lengkap persyaratannya anda tinggal mengikuti petunjuknyanya.

    • SUKOCO says:

      syaratnya : AJB + PBB 10 thn. terakhir lunas. [mengurusnya anda dtg lsg ke ktr BPN stempat, konfirmasi ke petugas loket bagian “Peralihan Hak” ] Dan anda dapat memperoleh/beli blanko formulir ke koperasi BPN, dalam blanko formulir tsb lengkap berisi data2 yg diperlukan serta penjelasannya disertai petunjuk kelengkapan persyaratannya.

  5. Haji ALI says:

    Maaf sblmnya. saya Ingin menanyakan Bagaimana Proses Pemecahan sertifikat,Skrg ini status 1 Sertifikat terdpt 3 Nama, Nah saya Ingin memecah sertifikat tsb, dg Nama masing2 & ukuran masing2 sesuai yg tertera.
    1- Berapa lama Proses pengurusannya ?
    2- Berapa biaya Pemecahannya ?
    3- Apa aja yg perlu di lengkapkan persyaratannya.??
    atas jawabannya,kami ucapkan trima kasih smoga Allah membalas kebaikan anda.

    • SUKOCO says:

      Kalau dasar pemecahannya hibah/waris harus dibuatkan akte hibah lebih dulu atas nama masing2 melalui Ktr Desa & Kecamatan stempat, stelah masing2 org memiliki akte hibah baru bisa melakukan pemecahan sertifikat di ktr BPN. Dari hal Tsb diatas semuanya itu atau yg Bpk tanyakan namanya proses BPHTB [Beaya Perolehan Hak Atas Tanah & Bangunan]. Utk mengetahui berapa beaya pembuatan/pemecahan sertifikat, harus dihitung dari berapa rupiah per m2 Nilai Jual Obyek Pajak / NJOP yg tercantum dalam SPPT / PBB. dari situ baru bisa ditentukan berapa beayanya.

  6. Wulandari says:

    Saya ada sedikit masalah, mohon pencerahannya.

    Tanah milik ibu saya sebagian sudah dijual (per kavling – kavling), luas sebelumnya 1350 m2, karena sudah dijual per kavling ke beberapa pembeli maka sisanya 450 m2. Namun dalam transaksi jual beli itu hanya berupa kwitansi saja. Pihak pembeli tidak mau mengurus AJB nya, mereka percaya dengan kwitansi itu.
    Namun karena hal itu, maka pajak PBB masih sepenuhnya dibayar ibu saya (karena sertifikatnya masih induk, belum pecah)

    1. Apakah ibu saya dapat langsung ke BPN mengurus revisi/penggantian sertifikat dari luas tanah 1350 m2 menjadi 450 m2, begitu saja?
    Urusan tanah yang sudah dibeli pembeli ya urusan si pembeli sendiri untuk mengurus AJB nya

    2. Mohon pencerahannya untuk solusi dan prosedur yang sebenarnya

    Terima kasih sebelumnya, dan sangat menunggu advise dari Bapak

    • SUKOCO says:

      1. Tdk. bisa lsg ke BPN begitu saja, prosedurnya : Harus dibuatkan AJB [Akte Jual Beli] terlebih dahulu kpd a/n masing2 pembeli tnh tsb.

      2. AJB kepengurasannya harus melibatkan kedua belak fihak.[Karena terkait proses BPHTB /”Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan” ] dimana antara Penjual & Pembeli masing2 mempunyai kwajiban yg sama soal pajak.

    • ddo says:

      Mbak Wulan Bayar PBB nya ya di bagi rata dong, masa ibu mbak sendiri, kalo mereka ga mau ya terpaksa harus secara resmi dengan AJB yg berarti harus bayar pajak jual-beli…

  7. Maylinda says:

    Mohon informasinya, saya hanya memiliki girik dan pbb..bagaimana cara membuat AJB dan serftitikatnya?
    Terimakasih sebelumnya atas perhatiannya.

    • SUKOCO says:

      Cara membuat AJB : anda bisa datang langsung ke kelurahan setempat menemuin Sekretaris Kelurahan, utk melakukan pembuatan AJB. [ Setelah itu baru anda bisa melakukan proses pembuatan sertifikat di ktr BPN ]

      • afrie says:

        Hi Pak,

        saya mau membuat sertifikat dari AJB milik ibu saya, tetapi ibu saya sudah meninggal. bagaimana cara saya mengurusnya ya pak? saya 6 bersaudara.
        dokumen yang saya miliki AJB dan PBB .please advise

        – afrie –

  8. John Arnots says:

    Selamat malam Bapak, Saya menempati rumah btn tipe 21 dengan luas tanah 6mX10m dan bangunan seluas 6mX7m yg bersertifikat HGB(masa berakhir/mati kr2 th 2006). Saya sudah memiliki surat kuasa an.debitur dari notaris. Rencana bln depan akan saya urus sertifikatnya menjadi hak milik. Dalam 5 th terakhir telah saya bayar lunas PBB yg muncul setiap tahunnya. Yang ingin saya tanyakan bagaimanakah cara dan prosedur kepengususannya. Mohon petunjuknya Bapak. Maaf saya awam tentang hukum. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

    • SUKOCO says:

      caranya anda bisa datang langsung ke ktr BPN setempat dgn melampirkan data2 tsb. utk melakukan verifikasi diloket : [Peralihan/Peningkatan Hak] guna utk balik nama SHM menjadi a/n anda.

  9. Yudana says:

    Mohon pencerahan,
    BPHTB dan SSP yang harus disertakah hanya dari AJB terakhir atau AJB-AJB yang telah lalu?

    terima kasih

    • SUKOCO says:

      AJB yg telah lalu juga ikut disertakan/dilampirkan, begitu juga nanti ketika mau proses sertifikat di BPN harus dilampirkan.

    • SUKOCO says:

      AJB yg terakhir dan yg telah lalu harus disertakan menjadi lampiran [ karena hal ini menyangkut tentang riwayat tanah tsb]

  10. Imas says:

    Mhn pencerahannya pak..

    Terimakasih…

  11. Via says:

    Jika sertifikat Tanah sudah jadi, untuk mengurus pembayaran pajak selanjutnya bagaimana ya Pak?

    • SUKOCO says:

      Begni selanjutnya / caranya : anda datang di Kantor Pelayanan Pajak setempat,minta formulir Permohonan balik nama SPPT/PBB utk disesuaikan dgn a/n yg tercantum dalam Sertifikat tsb. dengan melampirkan foto copy sertifikat tsb dan SPPT/PBB lama.

    • SUKOCO says:

      Bisa anda urus langsung pada ktr Pelayanan Pajak setempat. utk melakukan balik nama SPPt/PBB dgn melampirkan foto copy sertifikat tsb. [ Tidak dipungut beaya / gratis ]

    • SUKOCO says:

      Anda datang saja lsg di Ktr Pelayanan Pajak Setempat utk urus SPPT/PBB baru a/n yg bersangkutan sesuai di sertifikat dgn melampirkan foto copy sertifikat tsb + foto copy KTP + foto copy SPPT/PBB lama/sebelumnya
      { Tidak dipungut beaya / Gratis }

  12. Dewi Agustina says:

    Mohon penerangan,
    Kalo diwilayah kami(sekitar 100 KK) hanya memiliki SIP(Surat Ijin Penempatan) dari TNI AD mulai th 1970,dan di surat perintah No.PRIN 637/12/1970 dengan status tanah milik negara/Adat/Kehutanan yang difungsikan untuk Transmigrasi AD yang otomatis kami belum memiliki SSP dan SSB.
    Yang saya tanyakan langkah awal apa yang harus kami lakukan untuk bisa mensertifikatkan rumah dan pekarangan kami,sementara kami belum memiliki nomor wajib pajak, terima kasih.

    • SUKOCO says:

      Menurut “Undang-Undang Pokok Agraria” [UUPA] No.24 Th.1960 pasal 19. Demi “kepastian hukum” [Rechtskasdaster] Pemerintah diwajibkan melakukan pendaftaran tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Pokok Agraia dimaksud “Tanah Negara” bukan “Tanah Milik Negara”. Ada tanah Negara “Bebas”[tidak ada yang mempunyai] dan tanah Negara “Tidak Bebas” : ada yang mempunyai/menguasai tapi bukan bersifat hak milik . [ Tanah Negara dikuasai oleh Negara/Pemerintah dengan tujuan untuk kepentingan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.] Karena yang dimaksud dengan status “Hak Milik” hanya dapat diberikan kepada orang perorang.

      Langkah awal. : Melakukan pendaftaran tanah tersebut secara kolektif [100 KK] terkait soal “Konversi” untuk menjamin “kepastian hukum [Rechtskasdaster], melalui dinas “Tata Kota PEMDA setempat. Karena hal ini terkait tentang “Peruntukan & Tata Ruang wilayah” yang dalam UUPA disebuf “Landsplaning”. Dari sini nantinya yang akan menentukan kebijakan dan menjamin kepastian hukum tetang status tanah tersebut. Dan akan tercatat sebagai wajib pajak atas tanah tersebut
      yang dalam UUPA disebut “Fiscaalkasdaster”.
      Terkait dengan SIP [Surat Ijin Penempatan] dari TNI AD. sejak Th.1970. & Surat Perintah No.PRIN 637/12/1970.dengan status “Tanah Negara” terkait hal ini
      pula, sudah sepatutnya untuk mendapat hak kepemilikan, karena sudah menempati tanah tersebut selama 20 tahun lebih bahkan 44 tahun [Th 1970 -Th 2014].

      • Jivo Giovano says:

        Pak saya mau nanya nih.. untuk pengurusan tanah perkebunan milik perusahaan / plasma yang mau dijadiin sertifikat untuk masyarakat apakah sama persyaratannya ? terima kasih pak sebelumnya

  13. Dewi Agustina says:

    Apa benar kalo ada informasi harus ada pelepasan tanah dulu dari TNI AD ? Sementara sudah ada surat dari TNI AD bahwa tanah tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan TNI AD. Karena selama ini pendahulu saya hanya muter muter di urusan pelepasan tanah saja,yang akhirnya tidak memikirkan wajib pajak yang merupakan syarat untuk pengurusan sertifikat.
    Terima kasih.

    • SUKOCO says:

      Betul, itulah yang dimaksudkan berkordinasi dengan fihak TNI AD. karena itu merupakan bagian dari persyaratan, [ibaratnya Hibah] dan tanah tsb. katagori “Tanah Negara Tidak Bebas”. Kemudian dalam penggunaannya disini sifatnya SIP [ Surat Ijin Penempatan ].

    • SUKOCO says:

      Betul, Mengingat penggunaannya disini hanya merupakan : “Ijin Penempatan”. dalam hal ini statutusnya : dikatakan : “hak Pakai”. Dan katagorinya tanah tsb. : “Tanah Negara Tidak Bebas”. Maka dalam kepastian hukumnya [Rechtskasdastet] secara perorangan mau kolektif diperlukan persyaratan “Pelepasan Hak” dari fihak TNI AD. Apabila akan kita tingkatkan menjadi : sertifikat / SHM . [ Dalam istilah umum / waris, dinamakan : “Akte Hibah”. ]

  14. Dewi Agustina says:

    Kami sudah ada surat dari kepala staf TNI AD no.B/1261-04/02/600/Set tertanggal 03 Oktober 1996 menyatakan bahwa tanah tersebut tidak akan dimanfaatkan untuk kepentingan TNI AD (mengingat bapak dan kakek kami itu merupakan pejuang kemerdekaan ’45). Surat Ketua Bakorstanas no.K/467/Stanas/X/1996 tertanggal 18 Oktober 1996, menyatakan bahwa perlu segera diselesaikan secara tuntas terhadap kepemilikan tanah translok. Mengingat adanya Ketentuan Peraturan Diskerja Kodam IV/Diponegoro tertanggal 31 Mei 1978 dalam pasal 10 yang menyatakan bahwa Transmigran diberi kesempatan untuk memiliki tanah yang dikuasainya sebagai hak milik.
    Apakan surat tersebut bisa kami gunakan sebagai dasar untuk pengurusan sertifikat? Terima kasih.

  15. Arief S says:

    Mohon pencerahannya,

    Th 2004 saya membeli tanah kurang dari 60jt, sudah ada AJB nya. Sekarang mau saya urus untuk menjadi SHM, dengan nilai PBB 190 jt.
    1. Apakah saya harus bayar BPHTB?
    2. Kalau kita mengurus sendiri via kelurahan, itu apakah ada biayanya dan berapa biayanya? Kami sudah mengurus sampai tatacara yang kedua, tetapi ketika masuk yang ketiga, mengenai pemetaan, pihak keluarah meminta biaya 1jt rupiah. Jadi karena tidak yakin dengan adanya biaya tersebut, jadi mohon pencerahannya.

    Terima kasih

  16. Dewi Agustina says:

    Selamat malam pak,
    Bagaimana tanggapan bapak soal pertanyaan saya yang terakhir?
    Bisa apa tidak digunakan sebagai dasar pengurusan sertifikat.

    Terima kasih banyak sudah memberi informasi kepada kami.

  17. yudha yagu says:

    Mohon pencerahannya pak
    ini ada letter c yang akan di jadikan sertipikat ke BPN ,
    Proses2nya gmn?
    syaratnya apa aja yang harus di lengkapi?
    Makasih , ,

  18. Wawan says:

    Mau tanya pak, klo para ahli waris memberi kuasa kpada salah satu ahli waris untuk dan atas namanya langsung mengajukan Pembuatan sertipikat tanpa pembagian warisan terlebih dhulu, bisa gak? mksih pak atas info’nya

  19. Lita Sujianto says:

    Selamat Siang Pak, saya mau urus sertifikat rumah dinas. bagaimana prosedurnya. saya suda memiliki sertifikat dari pihak departemen a/n nama saya.
    terimakasih

  20. sigit says:

    Saya mau beli tanah yg msih ajb, kmudian pengen langsung sya sertifikat melalui notaris/ppat, untuk bukti saya telah mengurus sertifikat dr notaris tersebut apa pak? Kmudian apa bukti mengurus sertifikat bsa d jdikan bukti kepemilikan sementara??

  21. yoni says:

    selamat siang pak…saya mau membuat sertifikat tanah dan bangunan.tapi untuk persyaratan saya hanya mempunyai sppt,di karenakan tanah dan bangunan tersebut warisan tidak ada ajb
    terima kasih

  22. astu says:

    slmt siang, bapak Sukoco.
    saya ingin bertanya.
    apabila perusahaan mendapat izin penggunaan tanah utk pembangunan fasilitas pusat kegiatan penyaluran ikan (berupa Cold storage). izin dikeluarkan oleh Badan Pelaksana Otorita Pluit tahun 1975. sekarang, bangunannya sudah hancur. hanya bentuk fondasi. setiap tahun, perusahaan membayar PBB.
    namun sampai tahun 2014, belum ada sertifikat pengakuan bangunan tsb.
    pertanyaannya,
    apakah perusahaan bisa mendapat pengakuan / sertifikat dari bangunan tsb?
    kemana dan bagaimana pengurusannya?
    terima kasih pak atas bantuannya

  23. Slamet Mulyono says:

    Selamat Sore Pak,

    Saya membeli tanah + bangunanya dan sudah mendapatkan AJBnya ( AJB diterbitkan oleh Notaris /PPAT). SPPT PBB juga sudah atas nama saya sendiri.

    Apakah syarat yang lain untuk dapat di terbitkan Sertifikat dari BPN? Girik Asli masih di pegang oleh pemilik tanah yang lama karena saya hanya membeli sebagian dari bidang tanah yang ada.. Terima kasih atas advice nya

  24. Nurhasanah says:

    Saya Beli tanah dari seseorang…dari pembelian tersebut saya mendapatkan AJB tp blm atas nama saya, kemudian di tanah tersebut saya membangun sebuah rumah, saat ini saya ingin mengurus sertifikat dari tanah tersebut, bagaimana caranya sedangkan AJB/PBB msh berupa tanah belum ada bangunan, saya ingin disertifikat tercantum tanah&bangunan. Mohon penjelasannya, apa yg harus saya urus terlebih dahulu & kmn saya harus mengurusnya?

  25. Iman Santoso says:

    Sy tinggal di sebuah rmh peninggalan orang tua sudah 47 thn lamanya smpe skrg. Namun tanahnya sampe skrg blm ada sertifikatnya. Menurut kabar yg sy dengar dari almh ortu sy bahwa rumah ini disewa oleh ortu sy. Namun sdh puluhan thn pemilik rmh tsb tdk pernah datang kpd kami dan sejak ortu sy msh hidup si pemilik sdh pindah rmh entah kemana. Pertanyaan sy kasus sprti sy ini yg sdh menguasai fisik tnh ini selama 47 th (bahkan lebih) apkh bisa utk memiliki Shm? Tks.

  26. paul simon says:

    Hallo BPN. Pada thn 1998-1999 kami pernah mengurus/mengajukan permohonan penerbitan sertifikat hak milik (SHM). Waktu itu kantor BPN masih berada di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jln. Trunojoyo No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Semua dokumen/data yang dibutuhkan sebagai syarat untuk penerbitan sertifikat tsb. sudah lengkap dan telah dilakukan pengukuran tinggal menunggu pembayaran. Akan tetapi berkas permohonan tsb. kami tarik kembali (agenda no.2239/1999, HAT 23/8-99) karena kami tidak punya uang untuk membayar kewajiban-kewajiban penerbitan sertifikat dimaksud. PERTANYAAN: Apakah untuk melanjutkan kembali pengurusan sertifikat yang kami maksud di atas dapat menggunakan dokumen/data-data yang dulu. Catatan: tidak ada perobahan tentang data/dokumen masih tetap seperti dulu. Sangat diharapkan kalau dokumen tsb dapat diterima dan diproses tanpa mengulang dari awal. Terima kasih atas perhatian dan infonya.

  27. marts says:

    Slmat mlm pak sya mo tnya,???? puny saudara kandung 4 ??å??,kira” klo luastanah hibah masing 200mtr,dan hrga jual tnah 500rb/m,brp kira” biaya Y??? dikluarkan sampai sppt jadi,,,,dan gimana cara prhitungan bila tnah trdbut sudh ada bangunannya,,,total biaya perorang nya brpa,smpai jadi sppt.terimakasih,,

  28. kotink says:

    Slmat mlm pak sya mo tnya,saya puny saudara kandung 4 orang,kira” klo luastanah hibah masing 200mtr,dan hrga jual tnah 500rb/m,brp kira” biaya Ya?? dikluarkan sampai sppt jadi,,,,dan gimana cara prhitungan bila tnah trdbut sudh ada bangunannya,,,total biaya perorang nya brpa,smpai jadi sppt.terimakasih,,

  29. kotink says:

    Slmat mlm pak sya mo tnya,saya puny saudara kandung 4 orang,kira” klo luastanah hibah masing 200mtr,dan hrga jual tnah 500rb/m,brp kira” biaya Ya?? dikluarkan sampai sppt jadi,,,,dan gimana cara prhitungan bila tnah trdbut sudh ada bangunannya,,,total biaya perorang nya brpa,smpai jadi sppt.terimakasih,,

  30. anthony says:

    Pagi Pak,

    Saya mau menanyakan proses SHM dari AJB.
    Apakah dalam proses pembuatan SHM tersebut bisa langsung di pecah menjadi 4 atau lebih ( Orangtua mau menbagikan ke anak2nya) dan proses apa saja yang harus dilakukan sebelum ke BPN?

    Thanks,

  31. adithya says:

    Selamat malam pak,
    saat ini saya sedang dalam proses pembelian rumah dengan ukuran 6×20 m namun ternyata rumah tersebut memiliki 2 buah sertifikat dimana untuk ukuran 4×20 bersertifikat shm dan ukuran 2x 20 bersertifikat hgb tetapi pbbnya 1.
    yang ingin saya tanyakan adalah :
    1. untk sertifikat yang hgb saat ini dalam kondisi mati karena sudah berakhir tahun 2005, berapa lama waktu yang diperlukan dalam pengurusannya?
    2. Apakah bisa langsung ditingkatkan menjadi SHM?
    3. Apakah 2 sertifikat ini dapat dijadikan hanya 1 sertifikat saja? dan berapa lama waktu yang diperlukan dalam pengurusannya?
    Terima kasih.

  32. Rose says:

    Dalam hal jual beli rumah, bisa kah sertifikat di balik nama bila bukti pembayaran PBB hanya 3 tahun? Bagaimana bila tidak ada bukti pembayaran PBB sampai 5 tahun, adakah solusi lain? Terima kasih.

  33. Eman Nurkamal says:

    Saya menempati rumah BTN (over kridit) di Ciputat Baru, dan pembayaran lunas tahun 2000, tapi sampe sekarang kami belum mendapatkan sertifikatnya, mohon pencerahannya apa yang harus saya perbuat,atau kalo pake Jasa Pengurusan bagaimana caranya/prosedurnya, terima kasih sebelumnya

  34. Suparno says:

    Mohon informasi..mau menanyakan biaya pengurusan dari AJB ke SHM…luas tanah 309M2..NJOP 7.455.000/M2 untuk Pajak Bangunan dapat keringanan dari Dirjen Pajak sebesar Rp. 4.490.452. untuk Nilai BPHTB nya berapa ya pak…

  35. ida says:

    ass pak…berapa perhitungan biaya mengurus sertifikat tanah
    seluas 456 mtr dengan harga 158.600.000 , njop 82.000
    terimakasih atas infonya

  36. heru says:

    Apakah Koperasi Serba Usaha dapat memperoleh Hak milik atas tanah? Bagaimana prosedur meningkatkan AJB Badan Hukum menjadi SHM Badan Hukum? Berapa lama dan biayanya? Mohon penjelasannya. Terima kasih

  37. Guritno says:

    Mhn..pencerahan pak, sy msh awam mengenai kepengurusan sertifikat tanah. Sy baru sj beli sebidang tanah ( lokasi perkebunan) seluas krg lebih 1.100 m2. Saat ini sy hanya mempunyai surat asli a.n. pemilik ( surat dari kampung/kelurahan ) dengan surat jual beli atas tanah tersebut.
    Untuk SPPT/PBB atas tanah tersebut juga sepertinya juga ga pernah diurus oleh pemiliknya.
    Mohon petunjuk , saya mau buat sertifikat tanah yg saya beli tersebut, saya masih bingung apakah harus membuat lagi surat tanah tersebut ke kampung lagi untuk merubah menjadi nama saya atau cukup langsung pake surat tanah yang ada ( ditambah surat jual beli nya ), langsung urus ke BPN ?
    Trimakasih sblmnya,pak.

  38. ahmad yunadi says:

    mau tanya bagaimana cara menyatukan dua AJB , untuk di jadikan satu nama ?

  39. Nelly says:

    Pak, status tanah saya ajb yg didapat dri warisan kakek saya. Status tanahnya msh ajb dn mw ditingkatkan ke shm. Mslhnya antara dok pbb dn surat ukur tanah dri bpn luasnya tidak sm dn ada bangunan yg tercantum didalm dok pbb. Caranya gmna pak supaya pajak tanah saya sesuai dgn dok pbbnya dn cara ke shmnya.

  40. Ashari Purwanto says:

    Selamat sore bapak yang terhormat,
    saya menanyakan tentang persaratan pengajuan sertifikat diantaranya harus ada akta jual beli, apakah ini harus dari notaris atau PPAT, atau cukup dengan kwitansi (bukti pembayaran)
    mohon ma’af kalau saya mengganggu

    salam hormat
    Ashari P

  41. santo says:

    Malam pak aku mohon pencerahan nya aku membeli sebuah rmh seken oleh pihak penjual surat2 nya janji mau di uruskan hingga SHM sebab tanah itu msih girik dan pengurusan nya di percayakan sama Dekel (dewan kelurahan setempat) tpi sdh mampir 2bln ini.kok blm ada tanda2 nya jdi tidak surat2 tersebut yg saya ingin pertanyakan apakah lama dlm pengurusan AJB dari induk Girik smpai dgn SHM dan pecah SHM balik nama terima kasih

  42. marsis says:

    malam pak mau tanya ni?kami ada masalah tanah,
    in pak masalahnya: kami ada dua hektar tanah,tanah itu warisan dri nenek,tp karena tidak ada surat atau sertifikat,maka tanah itu diserobot orang lain.sedangkan saksi2 sebelah barat,timur selatan ,utara tau kalau itu milik nenek kami,yg saya tanyakan pak bagai mana cara untuk membuat surat selain sertifikat agar kuat didalm hukum bahwa itu memang benar milik kami?karena katanya kalau mau ngurus sertifikat jangka waktunya lama benakah?sedangkan tanah itu suda dijual sama orang lain?tanpa tanda tangan dri saksi@.mohon bantuanya pak

  43. marsis says:

    malam pak mau tanya ni?kami ada masalah tanah,
    in pak masalahnya: kami ada dua hektar tanah,tanah itu warisan dri nenek,tp karena tidak ada surat atau sertifikat,maka tanah itu diserobot orang lain.sedangkan saksi2 sebelah barat,timur selatan ,utara tau kalau itu milik nenek kami,yg saya tanyakan pak bagai mana cara untuk membuat surat selain sertifikat agar kuat didalm hukum bahwa itu memang benar milik kami?karena katanya kalau mau ngurus sertifikat jangka waktunya lama benakah?sedangkan tanah itu suda dijual sama orang lain?tanpa tanda tangan dri saksi@.mohon bantuanya pak.sedangkan tanah itu tanah dibuka bersama belum ada pemilik saat tahun nenek dahulu

  44. novy says:

    selamat malam pak,

    saya sedang mau memproses sebidang tanah. dokumen yg saya pegang saat ini AJB dan bukti pembayatan PBB tahun ini.
    Ada tanda tangan camat, tapi kedua pihak yaitu penjual dan pembeli tidak ada tanda tangan, dan tidak ada saksi. Apa dokumen ini terasa jangal? Terima kasih sebelumnya.

  45. chaca says:

    Pak, saya baru pertama kali beli rumah. jadi saya belum tau apa2 tentang tata cara beli rumah. jadi saat itu karna mendesak beli rumah, akhirnya kami beli rumah melalui pengembang perumahan. saat itu kami langsung melunasi dan langsung membuat AJB. namun saat saya menanyakan tentang sertifikat tanah, pengembang bilang bahwa sertifikat atas nama pengembang masih dalam proses pengurusan BPN. yang bodohnya saya percaya saja dan tidak meminta contoh copy sertifikat itu. sekarang setelah 2 tahun sertifikat atas nama saya belum keluar juga. setelah saya menanyakan ke pengembang, ternyata dia b ilang bahwa sertifikat baru di balik nama atas nama pengembang dan masih sertifikat induk dan saat ini masih di BPN untuk dipecah. kira-kira berapa lama seharusnya pengurusan pemecahan sertifikat itu? mengapa sampai 2 tahun belum selesai? jika ingin menelusuri ke BPN apakah saya bisa? lalu apa saja yg saya bawa ke BPN? atau dari cerita saya, apakah ada indikasi penipuan?

  46. welly says:

    pak saya mau tanya,
    saya sedang dalam proses ganti blanko sertifikat, sudah sampai tahap pemeriksaan sertifikat asli.tapi menurut petugasnya dokumen saya yang kurang adalah KTP legalisir dan PBB&bukti pembayarannya yang dilegalisir pula.
    sudah saya tanyakan ke kantor pajak (berlokasi di samsat daan mogot) dan disana tidak ada pelayanan untuk legalisir PBB.
    1. apa yang harus saya lakukan mengenai hal ini?
    2. apa saja syarat2 yang harus saya lengkapi selain sertifikat asli?karena di awal pengurusan saya tidak mendapat kejelasan sehingga harus bolak balik BPN Jakbar tanpa ada kemajuan yang berarti.

    terima kasih

  47. welly says:

    satu hal lagi pak, PBB saya masih atas nama pemilik sebelumnya, belum saya ganti nama…apakah akan menjadi hambatan juga dalam pengurusannya?

    mohon bantuannya
    terimakasih

  48. Wahyu says:

    Pak,
    Tolong bantu info nya bagaimana mengurus peningkatan tanah dan bangunan dari AJB ke SHM, sementara copy PBB tidak ada sama sekali dan apakah perlu di buatkan IMB terlebih dahulu baru proses peningkatan hak?
    Terima kasih

  49. jepri says:

    Saya mau tanya Pak Sukoco,,Tanah Ibu saya ada pihak lain yang mau membuat sertifikat tanah tersebut..dia sudah ada alas hak yg dikeluarkan..tanpa persetujuan pihak saya..kemaren dia saya gugat k BPN.berapa lama proses tangguh nya itu pak.terima kasih

  50. ifan says:

    pak saya mau tanya SHM dari tanah girik sudah selesai namun pada saat akan diambil seperti dipersulit oleh pihak BPN dan makelar yang mengurus SHM tersebut, solusinya bagaimana ya pak? terimakasih

  51. Groho Muktiadi says:

    Thn 2013 saya menjual tanah di desa klapanunggal, klapanunggal… saya sdh memberikan pbb 10th terakhir….hari ini saya di telpon notarisnya katanya orang pajaknya minta lgi pbb dari thn 1994 s/d 2003 katanya di data mereka ngga ada jadi dianggap blm bayar…. menurut saya ini meng ada2…saya harus bersikap gimana? Ketentuannya kan 10 thn terakhir cukup…terima kasih

  52. ratna says:

    pak, mf yah sblumnya…

    kalau tempt tanggal kita jauh dari BPN , apa tidak bisa melalui kantor notaris dalam pemecahan sertifikat ?

  53. sudirman says:

    Mau tanya. Saya mempunyai sertifikat tanah ada. IMB sdh dibuat. Bagaimana cara pengurusan perubahan sertifikat tanah yg belum ada bangunannya. Dan bagaimana merubah pajaknya. Terima kasih

  54. saskie says:

    mau nanya soal tanah orang tua yang hanya didasari oleh Surat Keterangan objek Pajak, Apakah bisa dibuatkan sertifikat

    kebetulan tanah tersebut warisan dari alm kakek, selama kakek masih hidup, beliau hanya menerima tagihan PBB saja (SPPT PBB) dan tidak ada niat untuk membuatkan sertifikat. setelah beliau meninggal (tepatnya tahun 2010), tiba2 tagihan PBB tersebut berpindah ke orang lain tanpa konfirmasi terlebih dahulu. apakah dalam kondisi seperti ini, masih ada usaha untuk membuat sertifikat agar status kepemilikan tanah tersebut menjadi jelas?
    mohon bantuannya….Terima Kasih

  55. dika says:

    selamat malam pak, untuk pengurusan tanah warisan yang belum bersertifikat masih girik, untuk persyaratan nya apa aja dan pengurusan lewat mana ,?
    pbb tahun 2007 luas tanah 505 m2
    pbb tahun 2008 menjadi 155 m2
    tanpa ada jual beli knapa pbb bisa berubah pak, mohon pencerahan pengurusan nya lewat mna dan persyaratan nya apa saja trimakasih , tnh d jateng,kranganyar

  56. Asp says:

    Pak,
    saya mau ngurus tanah girik menjadi sertifikat, tetangga masih girik semua. DI formulir pengukuran harus ada ttd tetangga. Tapi tanah tetangga ternyata sengketa, antara si A dan si B. Baik Si A dan Si B belum ada yang berani tanda tangan.

    Bgmn solusinya ?
    Terimakasih

  57. arthur says:

    mohon pencerahan pak
    saya menguasai phisik tanah sejak tahun 1997, tiba2 akhir tahun2013 ada badan hukum yang mngakui bahwa tanah yg saya kuasi milik mereka dengan dasar HGB yang terbit tahun 2014… luas tanah 126M2 pertanyaan saya dapatkah sertipikat HGB diterbitkan tanpa dilakukan pengukuran lokasi? apa yang bisa saya lakukan untuk mempertahankan hak penguasaan saya? sejak tahun 1997, listrik dan PAM atas nama saya
    mohon bantuan solusi untuk masalah saya tersebut
    trima kasih

  58. NITA says:

    pak saya mau tanya, saya ada beli tanah, tetapi PBB sudah 10 thn lebih tdk dibayarkan oleh yang punya sebelumnya, saya mau urus ke SHM, tapi agak sulit karena pemilik tanah sebelumnya tidak mau membayar, bagaimana pak supaya saya bisa buat SHM, dan saya bayar sesuai per kepemilikan saya saja. karena saya tidak mau membayar yg sebelum2nya?

  59. aris utomo says:

    pak saya sadah 5 tahun lunas cicilan tanah kapling..sudah dapat AJB dan Letter C tapi belum sekalipun bayar PBB..yang saya tanyakan cara bayar PBB dan Proses sertifikat tanah saya?? terima kasih banyak

  60. imma says:

    pak kami menempati sebidang tanah pemberian nenek dari orang tua kami, dan alas hak yang kami punya hanyalah grand atas nama nenek moyang yang menyangkut tanah satu gang dan tidak mempunyai alas hak lainnya. tapi kami memliki bukti pembayaran pajak sejak kami menempati tanah tersebut. kami ingin membuat SHMnya, bagaimana ya pak?? terima kasih sebelumnya.

  61. dadi says:

    pak saya akan mengurus shm dari ajb, tapi hanya ada leter c asli dan pbb terahir apakah bisa tanpa girik , terimakasih jawaban nya

  62. Deddy says:

    Selamat siang pak.. mau nanya.
    Orang tua saya sudah mengolah(bercocok tanam) tanah kehutanan selama 40 tahun. Apakah tanah tersebut bisa di urus sertifikatnya?
    Terimakasih.

  63. otniel says:

    Mau tanya untuk pengurusan SHM / sertifikat tanah. Saat ini saya baru memiliki SPPT. Untuk pembayaran PBB apakah hanya membawa bukti SPPT dan setelah itu apa yang selanjutnya.kemudian bagaimana jika dalam SPPT tanda tangan tetangga masih ada 1 yg belum ada karna tidak tahu keberadaan pemiliknya. Terima kasih atas informasinya

  64. Dika says:

    Selamat malam bapak. Saya mau sedikit bertanya. Saya telah membeli sebuah rumah BTN secara over kredit. Dan saya telah mengurus akte kuasa notaris dan PPJB. Dimana rumah tersebu luas tanah 80 ada 2 sertifikat . akan tetapi 1 buah sertifikat belum selesai. Ketika saya tanyakan ke BTN di arahkan ke notaris awal di saat pengurusan akad kredit. Akan tetapi saya tidak puas dengan jawaban notaris. Mereka bilang sudah di kepala kntor BPN tinggal di ttd. 2bulan menunggu saya tanyakan kembali. Dia bilang itu yg mengurus perubahan revisi induk adalah pihak developer. Yang mau saya tanyakan. Bagaimana saya mengecek ke BPN dan berapa lamakah biasanya pengurusan perubahan set pline sertifikat induk. Atas jawabannya terima kasih.

  65. firdaus says:

    mohon pencerahan.sy membeli sebidang tanah perkebunan yg dipecah menjadi ukuran 15×30.pertanyaan sy,brp biaya pengurusan sertifikat hingga selesai menjadi sertifikat kafling untuk bangunan.terima kasih sebelumnya.

  66. baskoro says:

    Kelengkapan persyaratan no:
    3.bila sdh sekian lama sehingga tdk bs menemui penjual utlk kebutuhan fotokopy KTP penjual bagaimana pak?
    6. Surat kuasa pemilik tanah ini utk menguasakan apa dan ke siapa pak?

  67. lutfi says:

    sy beli tanah 10 th yang lalu pd temen karena dia butuh uang. dia menunjukan tanah dan sertifikatnya. setelah deal lalu kami buat kuitansi. nah sekarang temen sdh pindah kerja tak tau dimana rimbanya. lalu bagaimana caranya untuk mengurus akte jual beli hanya bermodal kuitansi dan sertifikat tanah kavlingan.
    mohon pencerahannya

  68. billyh says:

    selamat siang pak
    mohon informasi, berkaitan dengan pengalihan nama dalam sertifikat, (warisan dari Ibu. alm, kepada saya dan adik serta kakak. tetapi tenah tersebut telah saya beli semuanya bawh tangan) apa saja syarat dan berapa biayanya.
    bumi seluas 1400 M2 = Rp 399.000.000,-
    bangunan seluas 179 M2 = Rp. 173.272.000,-
    Total Rp 572.272.000,-
    terimakasih.

  69. Julaiha Maha says:

    selamat siang pak !
    apakah benar untuk membeli tanah antar wilayah dan yang akan di SHM kan, harus menggunakan ktp di wilayah tanah itu?
    misalnya saya orang medan, ingin membeli tanah di wilayah aceh, haruskah yang dicantumkan ktp penduduk setempat?
    artinya harus mengatas-namakan keluarga yang tinggal di wilayah aceh?

    mohon pencerahannya pak. trmksh

  70. IKA says:

    KL BUKTI PBB GAK SAMPE 10 TAHUN BISA KAH?

  71. iwan says:

    Selamat malam Bapak yang terhormat,
    Saya menanyakan, bagaimana klo ajb saya baru punya PBB yang baru satu tahun, apakah bisa dibuat sertifikat, dan tanah yang 2 meter dari kali/sungai kecil bisa dibuatkan sertifikat…
    Terima kasih atas jawan dan waktunya

  72. ariz btr says:

    mohon penjelasannya pak.
    keluarga saya punya surat tanah akte camat tahun 1979, pada tahun 1985 tanah tersebut dimasukkan ke satu proyek. setelah proyek berjalan sampai tahun 1997, kami keluar dari proyek tersebut, setelah kami keluar dari proyek, kami cek lahan tersebut ternyata sudah di kuasai orang lain. bagai mana caranya kami mendapatkan kembali tanah tersebut..? mohon pejelasannya dan langkah2 apa yg harus km lakukan.

  73. hasto mulato says:

    Kalau sdh AJB, bekum sempat Sertifikat, sudah keburu pindah kota lain, bagaimana caranya bisa mengurus sertifikat , sedangkan pajak tetap lunas dibayar…Salam hormat
    Hasto Mulato

  74. ellis says:

    Sy mau ty… sy mau bwt sertifikt rmh dn tanh… waktu pertama, sy bli tnah dan sudah dbwt AJBnya tp blm dbwt srtfiktY. kmdn d ats tnh itu sy bngun rmh. kmdian sy bli lg tnh d sblhnya tp blm ada AJBnya. Rncnya sy mau bwt srtfikt. Jd bgmn crY ya?

  75. Handika says:

    Permisi saya ingin Tanya (maaf jika banyak pertanyaannya)…
    Surat rumah saya skr ini masih ajb Dan imb sudah habis, jika saya ingin mengurus/meningkatkan ke shm, apa saja syarat2nya? Dan berapa kira2 estimasi biayanya? Sekedar info njop tahun ini sebesar 3jt Dan luas tanah 220m2…saya beberapa bulan lalu ke bpn, cuma saya kurang mendapat pelayanan/informasi yg memuaska…
    Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

  76. Sumindar says:

    yth Pak Sukoco. Saya memiliki Ajb tahun 2011 dengan nilai 49 juta rupiah dan tidak diberikan bukti setor BPHTB Dr PPAT .apakah solusinya bila PPAT tidak memiliki arsip BPHTB Dr Ajb saya ? Karena BPN akan menolak berkas saya lagi , mohon Penjelasannya pak Sukoco dan tks

  77. Jivo Giovano says:

    Pak saya mau nanya nih.. untuk pengurusan tanah perkebunan milik perusahaan / plasma yang mau dijadiin sertifikat untuk masyarakat apakah sama persyaratannya ? terima kasih pak sebelumnya

  78. siti maemunah says:

    Bagaimana mengubah Girik menjadi sertifikat tanah? apakah syaratnya? Karena bukan tanah jual beli. Jika tidak AJB nya apakah bisa?

  79. dody says:

    Saya bru membeli tanah yang sertifikatnya msh surat keterangan penguasaan pengolahan tanah. Bagaimana cara utk mengurus shm nya agar memliki legalitas yang jelas

  80. faiz r r says:

    mhn bantuannya pk…! sya sdh punya AJB…UNTUK Pembuatan sertifikat apa bnr2 di perlukan ttd dri kanan/kiri tetannga? sdra, sdng kan nama nya manuasia pasti ada z ke tdk harmionisan dng saudara/ttetannga..,gmn solusi nya??

  81. Rizki says:

    Saya mau tanya pak,kemaren saya bikin ajb tapi salah dalam mengisi RW,sebelum saya tanda tangan sya tidak baca semua,apa itu menjadi masalah dalam pembuatan SHM nya? apa saya harus ganti dulu sesuai dengan data KTP..

    Terimakasih…

  82. Rika Soedrajat says:

    Selamat Siang Pak Sukoco,

    Saya ingin bertanya, ibu dan ayah saya telah tinggal dirumah kami seluas +/- 60m2 sejak 41 tahun yang lalu.
    Awalnya, Ayah dan ibu menyewa dan setelah 20 tahun menyewa Ayah dan ibu membeli rumah tersebut, tetapi memang surat jual beli hanya berupa tulisan tangan yang dibubuhi materai serta tanda tangan kedua belah pihak dan saksi.

    Kami hanya membeli bangunan saja, karena sang pemilik sebelumnya juga hanya memiliki bangunan saja.

    Sejak awal tinggal sampai dengan hari ini selalu keluarga kami yang membayar PBB yang pada saat itu atas nama orang yang mungkin pemilik tanah yang kita dan semua tetangga tidak pernah tau sebenarnya siapa pemilik itu (perlu diketahui bahwa kebanyakan satu daerah dirumah saya tersebut memang hanya memiliki bangunan saja tapi tidak memilki tanah dan nama orang yang tercantum di PBB itu nama yang sama dan kita tidak pernah tau siapa sebenarnya orang itu)

    Kira2 5 tahun yang lalu ibu saya melalukan pemutihan untuk nama di PBB, sehingga saat ini PBB tercantum nama ibu saya.

    Yang ingin saya tanyakan :
    Apakah kira2 keluarga kami bisa mengurus sertifikasi tanah dan bangunan untuk tanah dan rumah kami dengan kondisi seperti itu?

    Terima kasih atas informasinya sebelumnya.

    Salam
    Rika Soedrajat

  83. Nur Iman says:

    Selamat sore…
    Mohon pencerahannya pak… sy saat ini ingin membeli rumah. Namun hal yg menjadi pertimbangan adalah status tanahnya…. krn di perumahan jd statusnya saat ini msh SHGB dan msh sertifikat induk, sy inginnya status tanahnya SHM… yg ingin sy tanyakan…
    1. Legalitas tanah yg sy tempati nanti apakah kedepanya akan bermasalah… krn hal hak kepemilikan tanah…
    2. Jika ingin di tingkatkan ke SHM apakah prosesnya rumit mengingat sertifikat induk yg blm dipecah…
    3. Kemana SHM itu bs diurus… dengan notaris rekomendasi developer atau notaris kita nyari sendiri…
    4. Dimana kita bs cek validasi keabsahan dan keaslian dari SHM nya… mengingat saat ini banyak yg beredar sertifikat palsu atau sertifikat ganda…
    Terimakasih pak sebelumnya….

  84. yunita says:

    selamat sore pak,

    Saya membeli tanah dari A dan sudah jadi AJB atas nama saya. status tanahnya adalah tanah girik. sewaktu akan dimasukan berkas ke BPN ternyata harus dilengkapi BPHTB waris, dan BPHTB AJB induk. yang saya tanyakan apakah tidak cukup BPHTB saja atas tanah yang saya beli? mohon pencerahannya?

  85. Aryo says:

    pak, saya mau bertanya.
    nenek saya yang dari mama menjual rumah yang rumah tersebut atas nama almarhum kakek. tetapi mama saya sudah almarhum. berarti waris nya saya dan adik saya tetapi adik saya saat ini berusia 20 tahun apakah sudah cakap hukum atau masih perlu surat keterangan wali waris? apakah benar harus menggu usia 21 tahun untuk dapat cakap hukum?

  86. kosasi says:

    selamat pagi pak;
    surat saya sudah ajb seluas 30m2,lalu sya membeli tanah di samping rumah saya seluas10m2 hanya saja bukti pembelian nya hanya berupa kwitansi saya mau naik ke sertifikat mohon penjelasanya trimakasi

  87. evis says:

    mohon pencerahan…. orang tua saya cuman meninggalkan bukti pajak hampir 25 thn dan kami tempati tanah tersebut kurang lebih 34 thn dan saya coba pergi ke kantor desa untuk menanya kan masalah pajak nya dan memng benar di pajak atas nama bapak saya ..dan saya coba urus sarti fikat dan bertanya sama BPN tapi di suruh minta surat warisan di kantor desa karna org tua saya sudah meninggal,,, nah di kantor desa malah saya di persulit bahwa pak kepala desa cerita kalo tanah yang saya tempati itu istilahnya tanah gubuk dalam bahsa lombok tdk bisa dibuatkan sartifikat dan siapa saja yang mau buat rumah di tempat itu bisa asal kan keturunan bapak saya…ini yang buat saya bingung sebenarnya bagai mana apa bisa di buatkan sartifikat atau tidak,,

  88. Dasiman says:

    Selamat Sore Bapak yang terhormat,
    saya menanyakan persyaratan pengajuan balik nama sertifikat tanah milik negara yang dulunya masuk kab. Bogor sekarang menjadi depok, kec. sawangan menjadi Bojongsari, nama pemegang hak: Pemerintah Republik Indonesia Cq. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

  89. Andi Darmansah says:

    mohon share.. bagaimana cara pengurusan sertifikat tanah misalnya tanah negara kita garap selama 42 tahun berturut turut namun aparat setempat tidak mau menandatangani sporadik yg kami usulkan dengan alasan yg tidak jelas!!! dengan niat hanya sebatas mencekal kami dalam pengurusan sertifikat. mohon petunjuk.!!

  90. Jo says:

    mohon pencerahan dan masukannya pak.
    ayah saya mendapat tanah warisan dan sekarang ingin memecah sertifikat tanah atas nama masing2 anggota keluarga yang mendapat warisan.
    mohn berikan saya informasi syarat2nya dan apakah formulir pengurusan trsb bisa didapat secara oneline karena tanah yang akan kami urus ini berada diluar kota.
    terima kasih sebelumnya.

  91. sofian says:

    Sore pak, selain AJB apakah bisa dengan SPH utk mengurus sertipikat??

  92. JHONI TAMPUBOLON says:

    Selmat malam pak, orang tua saya membeli rumah pada Tahun 1997 dan saat itu hanya berupa urat jual beli, saya berniat mengurus urat tanah yg digunakan oleh orang tua saya menjadi sertifikat. Saat ini pemilik tanah tersebut sudah meninggal dan yang ada anaknya, bagaiman cara saya untuk mengurus AJB nya? terimkasih

  93. vivi says:

    Mau nanya nih, kalau tanahnya kira2 560 m2 dan di jakarta timur. Dari AJB ngurus ke Sertifikat kira habis berapa duit ya buat ngurusnya/

  94. vivi says:

    Mau nanya nih, kalau tanahnya kira2 560 m2 dan di jakarta timur. Dari AJB ngurus ke Sertifikat kira habis berapa duit ya buat ngurusnya?

  95. vivi says:

    Mau nanya nih pak, kalau tanahnya kira2 560 m2 dan di jakarta timur. Dari AJB ngurus ke Sertifikat kira habis berapa duit ya buat ngurusnya?

  96. enang hidayat says:

    Selamat pagi pak, Saya mau mengadukan kejanggalan yang saya alami, satu tahun yang lalu saya mengurus surat AJB. dan di situ saya merasa ada kejanggalan. orang tua saya mewariskan sebidang tanah seluas 250 m. dikwitansi pembayaran itu 250 m. dan setelah nama di SPPT nya di ganti atas nama saya( sebelumnya nama uwa pemilik tanah dan di jual ke orang tua saya ) itu luas tanah hanya 211 m. dan setelah pembuatan AJB selesai, di dalam surat AJB tersebut luas tanah saya hanya 80 m2 sedangkan di girik sudah jelas kalo tanah yang saya milik itu luasnya 250 m. didalam AJB tanda tangan saya di palsukan oleh perangkat desa yang mengurus AJB. yang mau saya tanyakan kenapa kok luas tanah saya terus mengecil. dan apakah pegawai desa berhak memalsukan tanda tangan si pemilik tanah. apakah itu bukan penipuan pak?. langkah apa saja yang harus saya lakukan seandainya saya akan membawa hal ini ke ranah hukum. Terima kasih.

  97. SARMI says:

    Selamat malam Pak,
    Mohon pencerahan, saat ini saya membeli tanah orang tua saya dimana surat yang ada masih akte hibah dari kakek saya ke orang tua saya (dlm hal ini Bpk saya dan beliau sudah almarhum). bagaimana cara pengurusannya untuk kasus saya ini?

    dan saya juga mau menanyakan untuk peningkatan dari girik an sendiri ke sertifikat an sendiri, kira2 biayanya berapa? dan bagai mana simulasi perhitungannya.

    Terima kasih atas pencerahannya.

    Salam,

    SARMI, SE

  98. rini says:

    selamat sore pak, sy mau bertanya soal bagaimana merubah ukuran sertifikat sesuai dgn fisiknya …sebenarya ukuran fisiknya ketika diukur sebelum membuat setifikat sudah benar tetapi teryata setelah sertifikat sudah jadi ternyata tanah kami perpakai untuk jalan……bagaimana caranya yah pak,terima kasih sebelumya.

  99. rini says:

    maaf untuk memperjelas pertanyaan sy diatas,maksudnya sebagian dari tanah kami terpakai untuk jalan, jadi setifikat dan fisik ukuran tanahnya berbeda…(ukuran tanah berkurang)

  100. ARYANI says:

    saudara saya bernama HADMIN ber KTP Cilacap dan membeli tanah di sleman. nah mau ngurus Sertipikat konversi atas nama HADMIN tetapi di tolak dengan alasan aturan di BPN SLeman : kTP pemohon sertifikat harus satu kecamatan dengan lokasi tanah yang akan disertifikatkan. apakah itu benar Bapak?

  101. Johanis Risamasu says:

    Mohon Petunjuk,saya mempunyai beberapa daftar Alas Hak yang di berikan ke pemilik ke saya untuk melanjutkan pengurusan sertifikat.kira-kira persyaratan apa saja yang harus saya lengkapi untuk pengajuan sertifikat.

  102. Johanis Risamasu says:

    bagaimana cara mengurus pemutihan sertifikat yang dianggap Hilang/dipakai orang lain tanpa sepengetahuan Pemilik ?

  103. deni says:

    klo sertifikap masih satu mau dipisah gimana

  104. yudi says:

    selamat pagi pak
    saya mau tanya nih . .
    -jika saya sudah ada AJB nya . . apa bisa langsung bikin sertifikat rumah? dikarenakan rumah saya ini cuma ada AJB nya saja dan belum ada sertifikatnya
    -apa syarat2 nya jika mau membuat sertifikat rumahnya?
    thanks

  105. ikey says:

    bagaimana cara mengurus shm yang masih dijaminkan di bank yang telah dilikuidasi..(foto copy shm ada )

  106. Ririn says:

    selamat malam…pak saya mau bertanya soal permasalahan sertifikat orangtua …
    5 tahun yang lalu sertifikat org tua dipinjam untuk dijaminkan di bank,,,,akan tetapi pihak bank tidak konfirmasi apapun kepada orgtua saya sebagai pemilik sah,,dan pihak bang sudah bisa mengabulkan pinjaman trsebut tanpa ada tanda tangan dari orgtua sama sekali..bgaimana ya pak mengurusnya

  107. TATA SUHARTA says:

    MOHON PENCERAHAN SEBUAH PERUSAHAAN SWASTA/koperasi MAU BELI TANAH 500 HA. gimana cara pengalihan haknya PAKAI AJB APA SPH. sertifikatnya bisa shm atau hgu

  108. nurhaedah says:

    berapakah biaya yg di kenakan untuk pembuatan sertifikat Tanah.?

  109. sugi says:

    Pa sy mau tny, syarat pembuatan sertifikat tanah kan harus ada ijin batas tetangga, bagai mana klw tetangganya tidak mau menandatanganinya, jalan apa yg harus sy tempuh lagi . Thank

  110. mitri says:

    pak.. saya mau nanya..
    bagaimana cara mengurus sertifikat tanah yang tanah tersebut diperoleh dari pemberian orang tua kepada anaknya. setelah itu saya membuat surat keterangan tanah (SKT) ke kantor camat. Apakah hanya dengan SKT tersebut saya bisa mengajukan pembuatan sertifikat tanah ke kantor BPN ?

    Terima kasih atas bantuannya pak. Sangat bearmanfaat..

  111. mitri says:

    mau tanya boleh pak..?

  112. Hendra Hasan Saleh Siregar says:

    Selamat pagi pak,
    Mohon ino dong, kalau tanah negara/pemda apabila akan disertiikatkan apakah dikenakan biaya?
    Mohon pencerahannya pak..
    Terima Kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Kontak Kami
Nama: Sukoco
Telp: 081345674702
Email: csukoco@gmail.com
Layanan Online
Artikel Terbaru
Kalender
December 2016
M T W T F S S
« Aug    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Target Kami

customer-satisfaction-300x202