persyaratan SHM

Persyaratan & Kelengkapan

A.   Dari AJB [ Akte Jual Beli ] Menjadi Sertifikat.

Syarat & Kelengkapannya :

  1. Mengisi blanko formulir dari BPN menurut petunjuk  tiap-tiap formulir. [dapat diperoleh/dibeli di koperasi BPN setempat.]
  2. AJB asli & foto copy, atas nama anda.
  3. Salinan AJB lama, jika ketika melakukan jual-beli suratnya sudah berupa AJB . [bisa diminta / diurus di kantor Kecamatan.] Tapi ketika anda melakukan proses jual-beli suratnya masih berupa leter C /Girik, anda cukup meminta surat riwayat tanah tersebut dari kantor Desa/Kelurahan setempat.
  4. PBB 10 tahun terakhir lunas.
  5. Photo copy KTP + KK [ Penjual & Pembeli. ]
  6. Bukti pembayaran SSP/BPHTB [Pajak Penjual]  dari kantor DISPENDA setempat. [ Bisa diurus/proses di Kecamatan.]
  7. Bukti pembayaran SSB [Pajak Pembeli] ambil formulir  & diurus / proses di kantor Pajak setempat.
  8. Photo copy Salinan leter C / girik, dilegalisir [ bisa diminta di Kantor Kelurahan / Desa setempat.]
  9. Surat Kuasa pengurusan Sertifikat, jika yang melakukan pengurusannya orang lain.

Keterangan. : Jika hal tersebut diatas sudah cukup semua.  Anda bisa langsung melakukan proses pembuatan sertifikat di Kantor “Badan Pertanahan Nasional” setempat,  melalui petugas loket : “Pendaftaran Hak”.   Apabila oleh petugas loket dianggap sudah cukup persyaratnnya, anda akan diminta melakukan pembayaran bea administrasi pembuatan Sertifikat, disini sudah termasuk bea pengukuran tanah.   Kemudian anda akan menerima “Surat Tanda Terima” Bukti Penerimaan Berkas Permohonan Pengajuan Sertifikat, yang gunanya untuk mengambil “Sertifikat” setelah selesai dibuat. Dan dapat digunakan untuk melakukan pengecekan. Kemudian selanjutnya anda tinggal menunggu proses pengukuran oleh petugas ukur BPN setempat, setelah itu kira-kira dalam sebulan kemudian anda akan menerima telphon lewat Hp. dari ktr BPN [ Dari bagian “SEKBER” ] untuk mengambil  surat “Pengumuman”  rangkap 3.  Untuk dimintakan tanda tangan + stempel  RT & Kelurahan setempat. [ 1. untuk Anda. 1. untuk Kelurahan. 1. untuk BPN /dikembalikan di bagian “SEKBER”.  Apabila dalam jangka waktu 60 hari tidak ada tuntutan atas tanah tsb.  Kantor BPN setempat akan segera menirbitkan sertifikat yang anda ajukan.

B.]  BALIK NAMA SERTIFIKAT [ JUAL BELI TANAH & BANGUNAN YANG SUDAH MEMILIKI SERTIFIKAT. ]

Pertama Melakukan Pembuatan Akte Jual Beli  Melalui : PPAT Kecamatan Setempat atau Notaris.

Syaratnya. :

1.     Sertifikat Asli & Photo Copy.

2.     Photo Copy KTP + KK [ Penjual & Pembeli. ]

3.     Photo Copy Surat Nikah + KTP Istri  [ Apabila Penjual Sudah Menikah.]

4.    Photo Copy SPPT/PBB Tahun Terakhir.

5.     Photo Copy STTS Bukti Lunas PBB 10 Tahun Terakhir. [ Jika Tidak Ada Bisa Diminta Print Out Dikantor Pajak Setempat                  Dengan Melampirkan SPPT/PBB Yang Ada,  Dan Tidak Dikenakan Beaya. ]

6.     SSPD/BPHTB & SSB [ Bisa Proses Di Kecamatan Setempat Melalui Petugas PPAT.]

7.     Surat Kuasa Dari Anda Jika Kepengurusannya Dilakukan Oleh Orang Lain.

Keterangan : Dalam Hal Balik Nama Sertifikat Segala Sesuatunya Bisa Langsung Diserahkan Kepada PPAT Kecamatan Setempat Sampai Dengan Selesainya. [ Menghemat Waktu ]

Dengan Senang Hati Kami Melayani.

Lebih Jelasnya silahkan Kontak Kami:
Sukoco
081345674702  +08176975517 +081519572922 +02194972427.
csukoco@gmail.com

 

 

 

 

47 Comments » for Persyaratan & Kelengkapan
  1. pelita says:

    Dear
    Pak Sukoco

    Berart dari Letter Ci bisa langsung Surat Hak Milik Rumah ya pak?
    Tanpa IMB ?

    atau bagaimana ?

    • SUKOCO says:

      Ea dari Leter C bisa diurus Sertifikat tetapi anda harus melakukan pembuatan Akte Jual Beli/AJB terlebih dahulu di ktr kelurahan & kecamatan setempat. Catatan : Dalam kepengurusan sertifikat tdk ada kaitan langsung dengan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB.

  2. Rohmah says:

    Pak Sukoco ysh,
    saya ingin menanyakan tentang permasalahan yg sy hadapi.
    sy dan pasangan ingin membeli tanah tegalan atas nama Bapak X, beliau belum memiliki sertifikat, baru letter C.
    Jika jual beli diatasnamakan ayah dr pasangan, kemudian pada saat sy dan pasangan akan mengurus sertifikat asal tanahnya dibuat menjadi hibah dr ayah apakah bisa?

    masalah kedua, sekdes setempat meminta biaya administrasi untuk nilai transaksi di atas 20 juta adalah 5%, perlu diketahui nilai transaksinya adalah 120 juta, apakah hal ini dapat dibenarkan?

    mohon pencerahannya, karena kami saat ini cukup bingung.
    terima kasih atas bantuan yang Bapak berikan.

  3. Sintha siwi says:

    mohon di jelaskan
    saya beli rumah + hook di perumahan di kab bogor , luas tanah 169 m2 ,
    bangunan 75 m2 , selebihnya tanah lebih / hook = 94 m2
    untuk bangunan sudah ada copy sertifikat dari bank SHGB
    yg hook 94 m2 ini saya mau process sertifikat harga jual beli 2009 Rp.24.000.000,00

    di pbb
    NJOP Bangunan Rp.800.000 /m
    NJOP Tanah Rp 650.000/ m
    bagaimana prosedurnya , bisa tidak kita mengurus AJB sendiri, perlu di ketahui developernya sudah bubar & orang yang pengurus bagian legal nya mempersulit ( mengenakan biaya fantastis )

    terima kasih mohon pencerahannya langkah apa yg dilakukan

    • SUKOCO says:

      Pertama yg ingin kami tanyakan.: Ketika anda membeli tnh lebih/hok 94m2 thn 2009 tsb.bentuk suratnya apa, dan dibuat Akte Jual Beli/AJB atau tidak ?
      Karena dasar utk melakukan pembuatan sertifikat adalah AJB, dan AJB itu bisa dibuat jika status/surat tnh jelas bisa berupa : Girik, AJB, atau sdh berupa sertifikat.
      Jika SHGB tsb. sdh a/n anda sendiri dan sdh ada AJB walaupun dalam SHGB tsb masih a/n org lain misalnya, anda bisa lsg urus sendiri di ktr BPN setempat dgn melampirkan SPPT/PBB tahun terakhir. sebagai ctt. Utk keperluan ini semua yg diperlukan aslinya.

  4. Sintha siwi says:

    pak sukoco,

    kami hanya punya berkas copy surat pernyataan developer didalam nya menyatakan bahwa kami membeli tanah dari developer pt….. yg beralamatkan …..
    dari luas tanah seharus nya 75 m2 seharga Rp ,,,
    dan ada kelebihan tanah 94 m2 seharga Rp,,,
    dan di terangkan cara pembayaran kelebihan tanah tersebut,,,

    dibawah ada tanda tangan bermaterai dari pihak kita
    saksi2 dari pihak developer

    sekarang kita sudah melunasi pembayaran nya dan minta surat apa yg sebagai bukti kepemilikan kita ke developer ,
    tapi mereka bilang kelupaan belum di buat surat nya legal nya

    jadi sebagai bukti kepemilikan kita tidak ada SHGB / AJB / SERTIFIKAT

    sekarang kita mau coba urus sendiri bagaimana langkah nya
    bisa tidak kita jalan kan ke bpn sendiri

    kalau dari harga NJOP( Rp 650.000)butuh biaya berapa ?estimate nya
    kondisi tanah hook ada bangunan untuk gudang ( p 5 m x L 3 m ) selebih nya masih tanah tanpa bangunan

    terima kasih pak atas masukan nya , kita dalam kondisi bingung ,

    • SUKOCO says:

      Yang harus anda minta Pertama ialah bukti kepemilikan sah rmh tsb / SHM kepada devoloper.
      Proses Rmh yg letaknya didalam perumahan berbeda dgn yg diperkampungan/lingkungan biasa.
      Kalau di perumahan segala sesuatunya yg menyangkut soal bukti kepemilikan menjadi kewajiban devoloper atau pengembang untuk mengurusnya dan menyelesaikannya. Karena transaksi jual beli/akad kreditnya lsg kepada pengembang tsb bukan melalui perorangan.[ jadi dalam hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab devoloper dan tidak bisa diurus sendiri/perorangan ].

    • SUKOCO says:

      Yang terpenting dalam hal ini setidak-tidaknya anda harus minta/memiliki AJB atas pembelian tnh tsb. [Jika anda sdh memiliki AJB anda bisa lsg urus sendiri ke BPN.]
      Mengenai beayanya / BPHTB [SSP/Pajak Penjual: Rp650.000 x 94m2=Rp61.100.000- Rp60.000.000[Nilai Jual Beli Tidak Kena Pajak]. =Rp1.100.000 x 5% =Rp55.000.
      SSB / Surat Setoran Bank [Pajak Penjual] menjadi kewajiban Penjual/Devoloper nilainya sbb.:Rp.650.000 x 94m2 =Rp61.100.000 x 5% =Rp3.055.000.

  5. Sintha siwi says:

    Maaf pak ,
    utk kondisi hook ini dengan surat pernyataan kami kategorinya masuk surat apa ya pak
    1. PPJB ( Perjanjian Pengikat Jual Beli ) , atau
    2. PJB >>>PJB LUNAS atau PJB tidak Lunas

    terima kasih

  6. Sintha siwi says:

    terima kasih pak atas penjelasan nya

    kalau dari PPJB >>> AJB ini kita bisa kan mintakan ke developer ,
    nanti kalau dari AJB kita sendiri urus ke BPN bisa tidak ??

    • SUKOCO says:

      iya betul, demikian. [ kalau sdh ada AJB bisa diurus sendiri ke BPN dan tidak sulit, karena syarat utama utk membuat sertifikat itu AJB. ]

  7. Dewi says:

    Sore pak sukoco…

    saya dewi, orang tua saya membeli rumah luas 100m dan hanya memiliki akte jual beli tepatnya saya tinggal di belakang kantor walikota jakarta timur. warga ditempat saya tinggal kalo tanah disana tidah bisa dibuat sertifikat.

    yg ingin saya tanyakan,
    1.bisakah saya memiliki sertifikat hak milik dengan hanya memiliki akte jual beli saja?
    2.berapa kira-kira estimasi untuk biaya pembuatan sertifikat hak milik nya?

    terima kasih pak sukoco, ditunggu jawabannya 🙂

    • SUKOCO says:

      Dasar utk pembuatan sertifikat sesuai yg ditentukan oleh BPN RI. ialah AJB yg dibuat resmi di Kelurahan & Kecamatan setempat.[ Jadi dalam hal ini anda bisa melakukan / mengurus pembuatan sertifikat.]
      Jika ada yg mengatakan tdk bisa dibuat sertifikat kemungkinan besar mereka tdk memiliki Akte Jual Beli. Atau bisa juga karena sdh di “Ploting” oleh pemerintah daerah setempat terkait tentang “Master Plan/Tata Kota” [Sebaiknya utk hal ini anda konfirmasi di Ktr Walikota Jakarat Timur atau di Ktr BPN Jakarta Timur]
      Untuk mengetahui berapa beaya pembuatan sertifikat yang diperlukan ? [ Harus dihitung berapa NJOP yang tercantum dalam SPPT/PBB =Rp……….? dari sini baru bisa diketahui dan dihitung beaya yang diperlukan dalam pembuatan sertifikat.

  8. rediyanto says:

    Salam Pak Sukoco,saya mau tanya,saya baru saja membeli rumah dan berikut tanahnya,LB 40m,LT 149
    surat masih AJB,dan belum lama ini saya sudah balik nama atas nama istri saya,bagaimana cara menaikan AJB tsb ke SHM dengan atas nama istri saya sendiri pula,dan kira” berapa biayanya,sedangkan pada waktu pengalihan AJB tsb si penjual sudah membayar pph pak,
    dan kira” butuh waktu berapa lama prosesnya?terima kasih pak

    • SUKOCO says:

      Salam juga pak .
      Cara / proses dari AJB ke SHM.cukup mudah : Langkah pertama bapak membeli blanko “Pendaftaran Hak Pertama” dikantor koperasi BPN setempat, hrg kisaran 20rb.
      Didalam blanko tersebut ada beberapa formulir tinggal mengisi sesuai dengan petunjuk yg tertulis dalam formulir tsb.
      untuk mengetahu berapa dana yg diperlukan dari AJB ke SHM : harus dihitung dari NJOP tahun terakhir/2014 yg tercantum LB 40m2. LT 49m2=Rp……..?
      waktu yg dibutuhkan bisa : 3 bln – 6 bln S/d 12 bln [ Tergantung kelengkapan syarat2 nya ]

  9. amin says:

    malam p sukoco,klo mau diurus ke sertikat dari letterc tapi ajb bukan atas nama sendiri tp atas nama org tua dan sdh meninggal gimana? ktp+kk penjual dan pembeli jg tdk ada (krn udah meninggal)..maklum pak transaksi jual beli tahun 1990..kan org tua sy mempunyai 5 orang anak klo sertifikat dinamakan salah satu anak apa harus membuat surat kuasa?….trims p sukoco…emailnya tak tunggu belum masuk lho pak..

  10. Richard says:

    Pagi pak, saya mau tanya.. surat rumah kami berupa girik dan itu hilang pak, gimana cara mengurusnya ya dan langsung membuat SHM nya.. mohon pencerahannya pak. terimakasih

  11. daeni says:

    selamat siang Pak Sukoco,

    mohon pencerahannya.. Dulu orang tua & kakek saya patungan membeli tanah & bangunan seluas 100m2. Saat membeli, atas pertimbangan tertentu, kakek saya menyarankan agar nama yang tercantum dalam AJB adalah nama anak kakek saya yang no. 2 (kakak kandung ibu) yang jelas-jelas tidak ikut andil dalam pembelian tanah tersebut. Sekarang tanah tersebut terbagi 2, 50m2 ditempati oleh orang tua saya dan 50m2 ditempati oleh ahli waris dari anak kakek yang no. 2 tsb (alm.)
    Sekarang kami bermaksud membuat sertifikat untuk tanah yang 50m2 yang kami tempati. Tetapi karena nama yang tercantum dalam AJB adalah nama kakak ibu no. 2 (alm) dan ahli waris dari kakak ibu tsb tidak mau membantu karena adanya perselisihan diantara kami dan mereka, kami kesulitan untuk mengurusnya.
    Mungkin perlu juga diketahui, seluruh ahli waris dari kakek sudah setuju kalau tanah yang 50m2 tsb adalah milik orang tua kami dan 50m2 sisanya adalah warisan kakek.

    Saya mohon pencerahan dari Pak Sukoco karena kamipun sudah mencoba secara kekeluargaan tetapi gagal. Langkah apa yang sebaiknya kami ambil?

    terima kasih banyak bantuannya.

  12. Carolina says:

    Selamat siang Pak, mohon info.

    Saya dalam waktu dekat ingin mengurus hibah tanah dari orangtua kami. Yang satu masih girik seluas 325m2, bangunan 250m2 tanpa IMB, karena dibangun tahun 1970 saat itu belum ada keharusan mengurus IMB. Apakah status tanah dengan bangunan tanpa IMB ini dapat langsung disertifikat-kan? Kalau IMB baru diurus sekarang, apakah terkena sanksi?

    Untuk tanah kedua, status masih kavling sertifikat Senayan (karena tanah tsb u/ mengganti gusuran Gelora Senayan tahun 1960-an), ada AJB. Bagaimana mengurus sertifikat+hibahnya?

    Untuk dua kasus di atas ini, kira2 berapa lama waktu yang dibutuhkan?

  13. idhor says:

    as-kum pak sukoco
    saya mau beli tanah di surabaya petok d tapi tanah ini bekas yasan atau perjuangan.
    1.apa tanah ini bisa di sertifikat ( shm )
    2.ajb_nya yg wajib mengeluarkan lurah apa camat
    3.langkah2 apa yg harus saya lakukan.

    mohon pencerahannya

  14. james pardede says:

    pa sukoco, mhn informasi sy membeli sebuah rumah dan tanah eks negara, dimana surat2nya hanya berupa kwitansi dari pihak penggarap sebelumnya yg diperjual belikan pada tahun 1974. Apakah jual beli yg hanya berupa kwitansi tersebut dapat dianggap sebagai bukti kepemilikan penjual atau tetap harus ada surat keterangan riwayat tanah dari pihak kelurahan karena pada tahun 1974 belum berupa akte jual beli. mohon pencerahan. tk

  15. astu says:

    selamat siang, saya mau tanya,
    untu prosedur pengurusan HGB tanah seluas 80.000 M2 di pekalongan, harus mengeurus ke BPN mana?
    setempat/ Kanwil/ Pusat?
    terima kasih

  16. sugeng heri says:

    Siang, saya dapat sawah waris dari ibu ukuran 4172m2 x 20.000=83440.000(njop), sedang SHM masih atas nama Nenek. Bagaimana proses balik namax. Tks

  17. IIs says:

    Selamat siang pak. Saya mau tanya.
    Bapak saya tahun 1980 an membeli tanah (Girik) tapi tidak ada AJB. Kalau saya mau urus AJB. Bagaimana prosesnya?
    Apakah harus dibuat AJB tahun 1980 an atau di tahun ini. Karena setelah saya tanyakan ke kelurahan setempat, AJB dianggap transaksi pembeliaanya ditahun ini.

  18. benny says:

    Yth Pak Sukoco,

    Saya punya tanah 200m2 di daerah Bekasi jawa barat sedang ngurus sertifikat sudah 3 th gak jadi2 lewat notaris ppat, setiap saya tanya selalu banyak alasan, terakhir katanya september kemarin sudah “pengumuman” dan katanya kalo sudah pengumuman tidak lama lagi jadi sertifikatnya tapi setelah saya tanya lagi oktober ini ada alasan lagi katanya lagi di urus surat ukur dan sy diminta tunggu sekitar 2-3 bulan, saya terus terang sudah keluar uang banyak 10jt yg seharusnya 14jt (4jt lagi saya tahan dan saya akan bayar kalau jadi sertifikatnya), pertanyaannya saya: apakah benar kalau sudah pengumuman ada lagi urusan surat ukur? dan apakah saya tertipu gak nih? dan biaya 14jt itu wajar tidak? saya beli tanah 200m2 itu seharga 110jt. mohon pencerahannya Pak, terima kasih.

    salam,
    Benny

    • Yuyun Yuningsih says:

      Yth Pak Sukoco,

      Saya mau tanya kalau dari AJB masih nama pemilik lama bisa langsung dibuat sertifikat atas nama saya .terima kasih

    • devy says:

      mau tanya pak kalau untuk saat ini beli tanah masih ajb terus mau dirubah jadi SHM kira” biaya yg harus dikeluarkan sampai tuntas berapa ya pak ? itu sudah sama notaris jg jd total biayanya berapa terima kasih

  19. albert says:

    Salam hormat kepada Pak Sukoco,

    Saya sudah mengurus peningkatan dari girik Leter C ke SHM pendaftaran diterima BPN bulan Januari 2014, sekarang berkas sudah di Sekber BPN Kab. Bogor, semuanya sudah lengkap termasuk PBT dan tandatangan lurah untuk panitia A sudah diserahkan ke Sekber. Yang mau saya tanyakan berapa lama waktu di Sekber hingga pencetakan formulir pengumuman?

    Apakah perlu berbulan-bulan?

    Siapa yang harus saya kontak supaya memastikan dokumen bisa diproses dengan cepat?

  20. otang says:

    ass..pk sukoco
    saya di beri hibah tanah seluas 200 m,tetapi di spptnya masih 400 (yang 200 sudah di jual)saya membangun rumah di atas tnh tsb,berapa biaya untuk mengurus surat akta hibah (balik nama ats nm saya) sampai sertifikat rumah dgn njop per m persegi 82.000(ttl njop 32.800.00)mohon pencerahanya,trmksh

  21. ER says:

    Dear Pak Sukoco,

    maaf saya ingin menanyakan kasus ini:
    Bagaimana jika sya memiliki Tanah yg status nya masih AJB, dan belum ada PBB. Saya ingin mengecek status Tanah tersebut apakah sudah punya PBB atau belum ?…
    Sementara jika ingin pinjam PBB dr induknya tidak pernah di berikan oleh pemiliknya?
    apa saya bisa mengecek status tanah sAya tersebut tanpa PBB induk?…dan sy juga ingin mengetaui apakah AJB tersebut sdh dibayr BPhTB nya?

  22. widya says:

    Selamat siang pak Sukoco

    Mohon info nya,
    Rumah orang tua saya sdh pernah diurus u pengurusan sertifikat, namun terhenti sampai keluarnya dokumen berupa rekomendasi dan ads planning.lalu setelah itu kami ingin mengurus sendiri ke bpn.apa cara selanjutnya yg kami lakukan pak? Terima kasih

  23. Liendri Yani, SPd says:

    Selamat pagi pak, saya minta tolong info, bagaimana caranya mengurus sertifikat tanah dari hibah tanah desa. Tanah tersebut dihibahkan ke pemerintah daerah. Tanah tersebut nantinya akan dibangun sekolah baru.
    Trimakasih sebelumnya pak.

  24. siti maemunah says:

    Saya ingin bertanya jika tidak ada surat hibah atau surat jual beli apakah bisa membuat sertifikat? Terima kasih

  25. Sri wahyuni says:

    Yth bapak sukoco

    Sy rencana mw membeli rumah take over dan sy sdh k notaris menyakan perihal surat kuasa pengambilan sertifikat kelak jika sdh lunas… apakah nanti setelah lunas dan sy ambil sertifikatx bisa langsung sy balik nama ke bpn? Dan apa persyaratanx ?

    Terima kasih

  26. juhana says:

    Sore pak sukoco…

    saya juhana, orang tua saya punya tanah 700 M2 (akta waris) di daerah kelapa gading timur. giriknya hilang bagai mana cara mengurusnya ? dan saya sudah tanya ke kelurahan kelapa gading timur ternyata Letter C nya juga tidak ada. ( info. dari kelurahan Semua Letter C sekelapa gading timur tidak ada, termasuk wilayah saya Rw.04 kelapa gading timur. mohon pencerahannya Pak, terima kasih.

  27. suud says:

    pak ibu mertua saya punya
    surat letter c nya saja atas nama dia

    tapi ngak pernah bayar PBB

    apakah bisa melalui letter c untuk tahu no pbb nya
    terima kasih..

  28. ravael says:

    pak sukoco,

    saya ada tanah dengan surat AJB, saya ingin balik nama,,,tetapi saat konfirmasi biaya ternyata harganya di buat sangat tinggi yg di tetapkan oleh kelurahan, setelah saya minta perincian detail ternyata bayar tetek bengek yg mereka minta sangat banyak seperti uang tanda tangan Lurah & Camat, uang ongkos pengurusan, uang kertas & sampul untuk dokumen, uang pajak/bagian untuk kelurahan & kecamatan, dsb…

    yang ingin saya tanyakan,
    kemana saya harus mengadukan hal seperti ini ?
    saya di suruh mengurus sendiri klo mau murah, tetapi saya yakin pasti di persulit mereka, apakah ada yang bisa bantu saya ?
    saya pernah coba k notaris tetapi harga yang dia minta hampir sama hanya lebih tinggi sedikit, maka sampai saat ini AJB yang ada belum bisa balik nama.

    *pejabat kelurahan dan kecamatan pernah di bubarkan karena banyak pengaduan seperti ini tetapi ternyata penggantinya tak jauh berbeda dengan yang lalu

  29. henry wijaya says:

    Pak Sukoco saya mohon pencerahannya, Saya mempunyai sebidang tanah dengan luas 60m2 di daerah bojong sari – Depok, dengan status surat tanah tersebut akte hibah dan ingin saya urus menjadi SHM, Gimana cara & syarat2nya serta berapa biaya yg semestinya saya keluarkan? Trim’s

  30. lala says:

    maaf saya sedang mengurus pembuatan sertifikat rumah saya melalui perantara, uang yg diminta sudah saya lunasi Rp 30.000.000, Terakhir beliau bilang butuh ajb utk proses validasinya maka sy kasih yg duplikat, lalu beliau bilang nanti ada waktunya ajb asli akan diambil oleh BPN utk selanjutnya diganti dgn sertifikat, disini sy agak bingung, apakah ajb asli yg dibutuhkan saat pembuatan sertifikat benar akan diambil oleh pihak BPN dan tidak akan dikembalikan karna ditukar dgn sertifikat? karena menurut saya aneh karna ajb itu kan hanya sbg kwitansi jual beli, sy takut beliau berusaha menipu sy. mohon jawabannya.. terimakasih

  31. Lisa says:

    Salam Pak Sukoco..saya mempunyai rumah dgn luas tanah 180 m2. 90 m2 nya sudah beestatus HGB. Sisanya 90 m2 belum berstatus apa2. Sudah ada keterangan tidak sengketa dari tetangga kiri kanan, ditandatangani RT dan RW, tetapi mentok di kelurahan. Katanya di kelurahan tanah kelebihan kami tidak ada riwayat girik, letter C nya. Jadi lurah tdk berani menandatangani. Saya di wilayah jakarta yg padat. Keliling saya sudah SHM. Mmg hanya tanah kelebihan sy saja ini yg tdk mempunyai riwayat girik. Mungkin waktu pengukurannya yg ketinggalan. Berhubung bentuknya trapesium.kalau untuk kasus saya ini bagaimana penyelesaiannya pak? Saya ingin sekali memproses gabungan kedua persil tanah tsb menjadi 1 SHM. Mohon saran dan masukannya. Terimakasih.

  32. Husen says:

    Selamat Siang Pak

    Saya dapat informasi katanya tahun ini ada pemutihan pembuatan SHM (Rumah Tinggal), apakah bisa di urus ditempat bapa?estimasi biaya nya brp?dan proses berapa lama?

    Lokasi :
    – Desa Susukan , Kec Bojongede Kab Bogor
    – Luas Tanah = 105 Meter
    – Surat-surat = AJB

    Terimakasih
    Husen

  33. Segoro says:

    Yth Pak Sukoco, saya mohon pencerahan… saya membeli rumah sebuah perumahan sudah dari tangan ke tiga, dengan sertipikat HGB, dan saya ingin mengubahnya menjadi SHM… tetapi semua dokumen yang diperlukan tidak ada, yang ada hanya buku sertipikatnya saja, dan saya kesulitan untuk mencari pemilik pertama rumah tsb… apa langkah yang harus saya lakukan agar bisa mengubahnya menjadi SHM? saya mohon pencerahan dari Pak Sukoco, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Kontak Kami
Nama: Sukoco
Telp: 081345674702
Email: csukoco@gmail.com
Layanan Online
Artikel Terbaru
Kalender
December 2017
MTWTFSS
« Aug  
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Target Kami

customer-satisfaction-300x202