Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menyewa jasa urus sertifikat tanah warisan - Jasa Pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM)

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menyewa jasa urus sertifikat tanah warisan

Jasa urus sertifikat tanah biasanya digunakan oleh mereka yang membutuhkan sertifikat tanah setelah membeli tanah, maupun mengurus sertifikat tanah setelah mendapatkan tanah warisan. Tanah memang jenis aset yang memiliki nilai tinggi, apalagi jika tanah anda terletak di lokasi strategis misalnya dekat dengan jalan raya, dekat dengan pusat kota, dekat dengan tempat wisata tertentu ataupun dekat dengan berbagai pusat keramaian lainnya. Tanah tersebut juga mungkin akan anda gunakan untuk kepentingan bisnis, tapi tentunya anda harus memiliki sertifikat tanah terlebih dahulu agar usaha anda nantinya tidak bermasalah. Tentunya lebih baik mengurus sertifikat tanah secara tuntas sebelum anda mendirikan tempat usaha atau bisnis diatas tanah tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Disinilah jasa urus sertifikat tanah diperlukan untuk membantu anda mengurus kelegalan tanah anda tersebut. Jikapun tanah anda tersebut hanya akan anda gunakan sebagai investasi, anda tetap membutuhkan sertifikasi agar tanah anda tetap aman ditangan anda. Banyak orang yang berbisnis di bidang hukum menawarkan jasa ini untuk membantu anda mengurus sertifikat tanah. Tapi anda juga hrus hati-hati dan tidak menyerahkan urusan ini ada sembarang orang, mengingat tanah merupakan aset yang penting dan sangat berharga saat ini. Anda bisa menemukan jasa urus sertifikat tanahdi internet dari berbagai forum terpercaya, bisa juga melalui rekomendasi teman atau saudara yang pernah mengguanakan jasa ini. Bukan hanya harga murah yang harus dipertimbangkan dalam menyewa jasa ini tapi orang yang anda sewa juga harus kredibel dalam jasa ini dan juga dapat diercaya.

Setelah anda menemukan jasa urus sertifikat tanah yang cocok untuk tanah warisan yang anda miliki baik dari internet maupun dari rekomendasi orang terdekat, anda biasanya diminta melengkapi persyaratan dokumen-dokumen penting. Misalnya, identitas diri, akta pernikahan, kartu keluarga anda dan pemberi warisan, PBB, IMB, NPWP, surat keterangan belum bersertifikat dan surat keterangan tidak bersengketa. Anda bisa menanyakan dokumen yang dibutuhkan selengkanya pada pengurus sertifikat tanah anda. Oleh karena itu, pilihlah juga pengurus sertifikat tanah yang ramah dan mau membantu anda menyiapkan segala dokumen yang anda butuhkan, agar anda juga merasa nyaman selama pengurusan. Selanjutnya jasa urus sertifikat tanah tersebut akan meminta anda menandatangani formulir dari Badan Pertahanan Nasional. Dalam mengurus surat tanah warisan, anda tidak diharuskan mebayar PPh karena tanah tersebut adalah tanah hibah. Kemudian surath-surat tanah anda akan dilengkapi Surak Keterangan Bebas Pajak atau SKBP yang dikeluarkan oleh pajak setempat beserta akrta pernikahan pemberi warisan, akta pernikahan orang tua, akta kelahiran orang tua dan akta kelahiran anda. Anda juga diharuskan melampirkan surat kuasa jika menyewa jasa urus sertifikat tanah melalui notaris/PPAT.

Posted in blog
29 Comments » for Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menyewa jasa urus sertifikat tanah warisan
  1. anom says:

    Dear JPS,
    Mohon bantuan Estimasi biaya,
    Saya punya rumah dengan NJOP 980jt luas 340m2, rumah tsb sudah saya jual seluas 35m2, dan mau saya mau jual lagi seluas 150m2, SHM atas nama Ayah saya, kedua ortu saya sudah meninggal, ahli waris 4 orang anak. Untuk pecah sertifikat rumah tsb menjadi tiga kepemilikan, berapa saya harus mengeluarkan biayanya dan persyaratan apa saja yang dibutuhkan?

    • SUKOCO says:

      Persyaratannyah : Masing2 anak membuat Akte waris / Akte Hibah lebih dulu di Ktr Kelurahan setempat. kemudian [setelah akte waris dimiliki oleh masing2 anak, selanjutnya melakukan poses pembayaran “BPHTB/Beaya Perolehan Hak Atas Tanah & Bangunan” Bisa disebut “SSP/Surat Setoran Pajak” di Ktr Pelayanan pajak stempat. Estimasi beayanya : 5% X 980jt = Rp45jt [kalau ahli waris 3 dikalikan 3 sesuai kepemilikan NPWP masing2] Setelah itu anda bisa langsung melakukan proses Pemecahan sertifikat & balik di Ktr BPN setempat dari a/n org tua menjadi a/n masing2 anak penerima waris [ketiga anaknya]. Dengan melampirkan Akte Hibah masing2 Dan Bukti Setoran Pajak masing2 yg sdh divalidasi oleh KPP stempat.

  2. haris budhi murianto says:

    saya ada warisan tanah seluas 3 hektar saya mau membuat sertifikat waris dari nama ayah saya., kira2 biaya yg harus di siapkan berapa mulai dari kelurahan sampai ke BPN. Terima kasih

    • SUKOCO says:

      Pertama Utk beaya pembuatan Akte Waris/Hibah sebaiknya ditanyakan lsg ke Ktr Kel, setempat.? Kedua beaya pembuatan data sporadik ditanyakan lsg di kelurahan stempat saja, . Kemudian utk beaya adminitrasi di BPN dihitung per m2 kisaranya 2rb x 3ha = 60 jt. Kemudian BPHTB / Beaya Perolehan Hak Atas Tanah [ SSP/Surat Setoran Pajak] dihitung berdasarkan NJOP yg tercantum dalam SPPT/PBB tanah tsb per m2=……? x 3ha x 5% =Rp…….?

  3. thamrin says:

    saya punya tanah seluas 500m2, tahun pembelian 1998. dari akte jual beli,kwitansi pembelian, surat pemberitahuan pajak terutang pajak BUMN dan bangunan,dan surat tanda terima pembayaran pungutan desa, ada.saya mau bikin sertifikatnya. apa saja syarat2nya? dan berapa perkiraan biaya untuk urus sertifikat nya ?

    • SUKOCO says:

      Kalau sdh ada AJB, anda bisa langsung urus sendiri di BPN stempat, dan nanti akan mendapatkan petunjuk dgn jelas. Utk mengetahui brp beaya pembuatan sertifikat harus dihitung berdasarkan NJOP yg tercantum dalam SPPT/PBB per m2 =Rp…….? dikalikan luas tnh, dikalikan lagi 5% =Rp……..? ditambah beaya admnistrasi BPN utk tnh luas 500m2 kisaran 2,5jt.

  4. tyo wong ndeso says:

    salam sehat & sejahtera selalu.

    Pak Sukoco yg baik,,,
    Alm. bapak saya mempunyai sebidang tanah dgn luas 90m2 & luas bangunan krg lbh 88m2 di daerah jkt selatan, dan rencanannya ‘mungkin’ akan di jual. dgn ahli warisnya ibu saya termasuk saya & kakak2x saya dgn status surat HAK PAKAI.
    yg saya ingin tanyakan, juga saran bapak ada beberapa hal :

    1. bagaimana langkah awal prosesedurnya pergantian dari surat ‘HAK PAKAI –> ke ‘HAK MILIK’ & perkiraan biaya2x nya sampai selesai..
    2. ada yg bilang (staf BPN) dana yg harus di siapkan kira2x 20 jutaan (hadeuhhh … mau jual, malah hrs keluar duit dl)
    3. bagaimana perhitungan rumus jual beli nya utk harga tanah tsb, agar ke2 pihak bisa saling menguntungkan…

    ssblm & sesudahnya trmksh byk atas jawabannya.

    • SUKOCO says:

      Bergini Pertama : status tanah tsb harus ditingkatkan dulu dari “Hak Pakai” menjadi “Hak Guna Bangunan” setelah itu selasai langsung bisa ditingkatkan lagi menjadi SHM / Hak milik.
      Kedua rummus menghitung jual-beli harus dihitung dari NJOP yg tercantum dalam SPPT/PBB per m2=Rp…..? x 90m2 [luas tanah] =Rp…..? x 5% = Rp……..? [Bisa anda hitung sendiri]

  5. tyo wong ndeso says:

    estimasi biaya utk pengurusan “Hak Pakai” menjadi “Hak Guna Bangunan” dan atau ditingkatkan menjadi SHM / Hak milik berapa kira2 pak sukoco..?

    ~~ suwun ~~

    • Anton Subekti says:

      Kedua orgtua kami sdh meninggal meninggalkan harta waris sebiidang tanah 191 m2 dgn bangunan rumah diatasnya di Kramatjati Jakarta Timur, bersertifikat hak milik a/n ayah kami. Kakak dan adik saya sebagai Ahli waris menginginkan saya yang membelinya karena dianggap paling mampu, sementara yang lain membutuhkan bagiannya masing2 dalam bentuk tunai/cash. Saya setuju dan sudah sepakat harganya dengan ahli waris yang lain. Rencananya sertifikat tsb akan diatasnamakan Istri saya (bukan atas nama saya). Mohon informasi, persiapan dokumen dan tahapan apa saja yang harus dilakukan sampai terwujud alih kepemilikan sertifikat warisan ayah kami tsb? Kabarnya, bisa lewat proses jual-beli atau hibah, mana proses yang paling efisien dan lebih rendah biayanya? Terima kasih

      • SUKOCO says:

        Yang paling efisien ialah dibuat Akte Hibah a/n anda, dgn persetujuan para ahli waris yg lain.
        Setelah itu mengajukan proses balik nama sertifikat jadi a/n anda lebih dulu, di BPN.
        Jangan lsg menjadi a/n istri, karena dalam hal ini prosesnya harus melalui Akte Jual Beli/AJB.
        prosesnya akan rumit. [ Adapun kalau akan di atas namakan kepada istri sebaiknya sesudah sertifikat tsb menjadi a/n anda, baru kemudian bisa dibalik namakan menjadi a/n istri dgn melalui prose hibah pula ].
        Dokumen yg perlu dipersiapkan [Utk pembuatan Akte Hibah].
        1].Srt Kematian. 2]. Srt. Ket.ahli waris.dgn melampirkan photo copy KTP masing2 3]. Phot copy
        SPPT/PBB 10 thn terakhir lunas.

  6. dewa ayu says:

    selamat sore pak sukoco
    sayamau tanya?
    apa saja yg perlu kita siapkan jika kita mau menyewakan tanah?mohon info yang lengkap.
    terima kasih

  7. Roy says:

    Pak Sukoco, Orang tua saya memiliki sebidang Tanah beserta rumahnya di daerah Jakarta timur yang akan dijual dan akhirnya dibeli oleh saya. Surat tanah tersebut masih berupa girik dengan AJB tahun 1980 dari penjual ke ayah saya.
    Pertanyaannya:
    – apakah lebih baik melalui proses jual beli atau proses hibah??
    – Apakah bisa dilakukan proses hibah dengan status Tanah girik atau harus dibuat SHM terlebih dahulu atas nama ayah saya??
    – Biaya apa saja yang harus dibayarkan untuk proses tersebut??

    Terima kasih

    • SUKOCO says:

      1. Lebih mudahnya mudahnya : melalui proses jual beli saja, karena kalau melalui proses hibah/waris : memerlukan persetujuan dari saudara2 anda yg lain.

      2. Bisa dilakukan hibah dengan dasar AJB tahun 1980 tsb.[girik dalam hal ini artinya : tanah adat ] bisa dibuat SHM/sertifikat a/n ayah dulu kemudian baru dihibahkan/dijual kepada anda [seolah-olah dibeli] jadi anda dapat suratnya berupa AJB/Akte Jual Beli selanjutnya anda tinggal melakukan balik nama sertifikat ke BPN setempat.

      3. Untuk mengetahui berapa bea yang diperlukan harus dihitung dari NJOP yg tercatat dalam SPPT/PBB thn 2014 =Rp………..?

  8. Ari says:

    Slm sjhtera pak Sukoco, sy ahli waris dr ortu sy yg sdh meninggal. sy 6 bersaudara. sy berniat utk membuat sertifikat tanah warisan yg masi berupa girik. awalnya sy mau urus sndiri tp stlh sy coba, utk kekelurahan aja menyita bnyk wkt. kmdian sy pertimbangkan utk menggunakan biro jasa aja.
    yg ingin sy tanyakan,,

    1. apabila sy urus sndiri kira kira brp biayanya? perlu diketahui sy sdh urus surat keterangan ahli waris, keterangan tdk sengketa dan rekomendasi lurah. luas tanah 300m, njop Rp. 2.200.000.

    2. Thpn apalg yg hrs sy tempuh hingga jd sertifikat ?
    mohon diberikan gambaran. trimakasi sblmnya.

  9. Yohanes says:

    Selamt sore pak

    Saya ada Hibah tanah dari orang tua Tanah seluas 400 M2 di daerah jakarta selatan. tapi ada permasalahan, tanah yang dihibahkan ke saya sertifikatnya masih yang lama, alamatnya masih ikut daerah pondok Betung tanggerang, padahal alamat tanah tsb sekarang sudah ikut wilayah Jakarta selatan. nama yang tercantum di sertifikat Alm. Ayah saya.

    yang ingin saya tanyakan, bagaimana tahapan / proses agar saya bisa merubah sertifikat tersebut atas nama saya.

    terima kasih, mohon pencerahannya

  10. james pardede says:

    pa Sukoco yth.

    Saya membeli atau overhak sebidang tanah eks negara.
    Tanah tersebut pada dasarnya warisan dari orang tua seorang bapak yg juga sudah almarhum sehingga saya mengover hak dari istrinya dengan anak2nya selaku ahli waris. Terkait dengan hal ini sudah ada surat pernyataan tidak dalam sengketa, kemudian surat pernyataan penguasaan fisik dan dilengkapi surat overhak yang diketahui RT, RW, Kelurahan. Disamping itu sdh ada surat pernyataan penguasaan fisik dan surat pernyataan tdk dalam sengketa kepada saya sebagai pembeli yg baru disertai surat rekomendasi dari kelurahan dan camat. Pertanyaan apakah kelengkapan surat2 tersebut sdh memadai. Kemudian apakah ada pajak warisan atas pengalihan hak tersebut. mohon pencerahan mas sukoco dan tk sebelumnya.

  11. analia says:

    pak SUKOCO yg terhormat..
    kami 3 bersaudara pny tanah warisan atas nama bpk (keduanya sdh meninggal),rumah dinas P dan K,status sudah lunas dr PU pusat jakarta.luas tanah dlm pbb 166m2,permtrnya 1.573.000.apa yg selanjutnya hrs kami lakukan utk bs membuat SHM?srt keterangan ahli waris sdh kami dapatkan dr kecamatan.apakah kami hrs membayar pajak dahulu sblm daftar ke BPN?
    terimakasih banyak atas penjelasannya.

  12. analia says:

    pak SUKOCO yg terhormat..
    kami 3 bersaudara pny tanah warisan di bdg,atas nama bpk kandung (bpk n ibu sdh meninggal),rumah dinas P dan K,status sdh lunas dr PU pusat jakarta.luas tanah dlm pbb 166m2,permtrnya 1.573.000.apa yg selanjutnya hrs kami lakukan utk bs membuat SHM?srt keterangan ahli waris sdh kami dapatkan dr kecamatan,apa msh diperlukan akte waris lg?apakah kami hrs membayar pajak dahulu sblm daftar ke BPN?jenis pajak apa?
    terimakasih banyak atas penjelasannya.

  13. Iman Santoso says:

    Sy tinggal di sebuah rmh peninggalan orang tua sudah 47 thn lamanya smpe skrg. Namun tanahnya sampe skrg blm ada sertifikatnya. Menurut kabar yg sy dengar dari almh ortu sy bahwa rumah ini disewa oleh ortu sy. Namun sdh puluhan thn pemilik rmh tsb tdk pernah datang kpd kami dan sejak ortu sy msh hidup si pemilik sdh pindah rmh entah kemana. Pertanyaan sy kasus sprti sy ini yg sdh menguasai fisik tnh ini selama 47 th (bahkan lebih) apkh bisa utk memiliki Shm? Tks.

  14. Wolowae Amalo says:

    Pak Sukoco yang baik,
    ayah saya memiliki beberapa bidang tanah di kampung tempat tinggal kami sejak tahun 1977 tetapi sampai saat ini semuanya belum memiliki sertifikat karena belum merasa sertifikat itu penting dan juga karena tidak paham mengurusnya. bagaimana jika ingin mengurus sertifikat dan berkas apa-apa saja yang harus disiapkan oleh ayah saya. terima kasih.

  15. neni says:

    apa yang saya perlukan dalam pengurusan warisan yang ditinggalkan ayah saya? (beragaman non-muslim). namun saya tidak memiliki akta lahir, yang ada hanyalah surat kenal lahir, apakah kekuatan pembuktiannya sama kuatnya dengan akta lahir? tq.

  16. yuliana fitriani says:

    Pak Sukoco, mohon bantuannya.
    Orangtua saya telah membeli sebidang tanah girik sekitar 30 tahun yg lalu, dan setelah melewati proses yg panjang akhirnya AJB rumah tersebut akhirnya selesai.
    Apa saja persyaratan yg harus saya lengkapi untuk pengajuan pembuatan sertifikat ke BPN. Mohon penjelasannya pak, karena kami ingin segera menyelesaikan surat2 tersebut.
    Terima kasih

  17. meliaranti says:

    pak sukoco yang baik
    saya ranti anak ke tiga dari 4 saudara
    saya punya kasus, ternyata kedua orang tua saya memiliki anak angkat lebih tepatnya saudara saya yang kedua, namun kedua orang tua saya menutupi fakta bahwa memiliki anak angkat.
    nah permasalahannya, saudara angkat saya ini licik. saya takut kalau saudara angkat saya berusaha merampas harta kedua orang tua saya. nah yang ingin saya tanyakan , bagaimana cara melindungi harta kedua orang tua saya? karena saya masih duduk di bangku menengah atas sedangkan saya masih memiliki adik yang duduk di kelas 2 smp . saya sudah meminta kedua orang tua saya untuk membuat surat wasiat tetapi mereka menolak, apakah ada cara yang dapat saya lakukan agar dapat melindungi harta kedua orang tua saya selain dari surat wasiat.
    terimaksih atas jawabannya pak

  18. Haris Wijaya says:

    P. Sukoco, orang tua saya mewariskan sebidang tanah+rumah di Sukabumi, sertifikat tanah an ayah & punya 3 anak kandung.Ibu kandung meninggal kemudian ayah menikah lagi dengan adik ibu,tetapi tidak punya anak. Kini semuanya sudah almarhum.Ketiga anak sepakat tanah waris tsb akan diibeli oleh salah satu anak, anak pertama tolak waris, jadi yg akan dpt uang cash anak yang kedua.Bgmn pengurusanbalik nama sertif tsb kpd anak yang beli tsb. Mohon info dokumen/tahapan yang harus dilakukan dengan proses yg seefisien mungkin & biaya serendah mungkin. Terima kasih

  19. zuherwan says:

    Pak. Minta tolong. Ini ada masalah cukup rumit. Kedua orang tua saya sudah meninggal. Memberikan harta warisan tanah 350m3. beserta 5 rumah petak diatas tanah tsb. di bagikan rata kepada anaknya 5 orang. Permasalahannya. Ke empat saudara saya cuek tidak berminat mengurus pemecahan sertifikat masing masing. Apa yg harus saya perbuat untuk mengurus membuat sertifikat sendiri sesuai bagian waris saya. Tolong di bantu. Terima kasih.

  20. DEDY says:

    Saya mau tanya , berapa ukuran minimal tanah yang dapat dibuatkan sertifikat? Apakah tanah girik yang belum dipecah dapat dibuatkan sertifikat? bagaimana prosedurnya. Terima kasih

  21. LENA says:

    Mohon infonya,,,ortu saya punya tanah 4ha tapi tidak memiliki surat, tanah tersebut udh 40thn lebih dipakai,,,tpi suratnya tidak ada sama sekali, dulunya itu tanah kakek saya yg dibeli tanpa kwitansi oleh ayàh saya. Bagaimana cara membuat sertifikatnnya ya,,,,krn ga ada bukti tertulis sama sekali? Thx

  22. joko sukono says:

    yth pak Sukoco

    pak saya mau nanya saya mau urus balik nama sertifikat tanah warisan tidak banyak si cuma 145 m biar nanti tidak masalah saya sudah urus surat keterangan waris ke kelurahan sdh dan sudah disahkan di kecamatan saya mau urus sendiri ke bpn bisa ngak ya dan syaratnya apa? tolong jekaskan pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Kontak Kami
Nama: Sukoco
Telp: 081345674702
Email: csukoco@gmail.com
Layanan Online
Artikel Terbaru
Kalender
December 2017
MTWTFSS
« Aug  
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Target Kami

customer-satisfaction-300x202